Kado Istimewa HUT Kuningan Gagal Bayar 100 % Selesai, Uha: Bupati Dian Cumlaude “Man Of The Year”

KUNINGANSATU.COM,- Hutang Tunda Bayar Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kuningan Tahun 2024 senilai Rp 97,6 miliar sempat menjadi momok besar yang menimbulkan keresahan di kalangan penyedia jasa. Banyak pihak meragukan kemampuan Pemkab Kuningan untuk melunasi kewajiban tersebut di tengah kondisi fiskal yang berat.

Namun, angin segar datang. Pemkab Kuningan melalui Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) berhasil membayar 100 persen atau Rp 97,6 miliar dari total beban Tunda Bayar. Jumat 29 Agustus 2025 menjadi hari bersejarah gagal bayar 100 % dilunasi semua. Progres dan prestasi besar ini menjadi capaian penting yang menandai keseriusan pemerintah daerah dalam menepati janji politik Bupati Dr. H. Dian Rachmat Yanuar.

Capaian cumlaude tersebut pun menuai apresiasi dari berbagai kalangan. Ketua LSM Frontal, Uha Juhana, bahkan menyebut keberhasilan ini sebagai bukti nyata kepemimpinan Bupati Dian sekaligus keputusan tepat dalam menempatkan H. Deden Kurniawan Sopandi, Aks, SE, M.Si, CFrA, QRMP sebagai Kepala BPKAD. Atas dasar itu, ia menilai Bupati Kuningan layak disebut Man Of The Year.

Progres penyelesaian Tunda Bayar APBD Kuningan Tahun 2024 yang sudah mencapai 100 persen menuai apresiasi luas dari berbagai elemen masyarakat. Senin (1/9/2025) Ketua LSM Frontal, Uha Juhana, menyebut keberhasilan ini sebagai bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam menuntaskan persoalan mendasar keuangan daerah. Ia menilai capaian pembayaran 100 % dari total Rp 97,6 miliar bukan hanya angka, tetapi gambaran kerja keras dan konsistensi.

Menurut Uha, persoalan Tunda Bayar bukan sekadar hutang teknis, melainkan beban psikologis yang menekan penyedia jasa dan kontraktor. Banyak pihak yang sebelumnya khawatir Pemkab tidak mampu menuntaskan kewajiban, kini mulai kembali percaya. Dengan progres ini, katanya, aura kepercayaan publik mulai pulih.

“Ini bukan soal administrasi semata, tetapi menyangkut kepercayaan masyarakat. Dan kami melihat kerja cepat dan tepat itu sudah mulai terlihat,” ucapnya. Uha menegaskan, langkah tersebut pantas dicatat sebagai capaian penting di tahun 2025.

Selain itu, ia menilai progres ini menjadi bukti adanya tata kelola keuangan yang semakin disiplin. Skema efisiensi pengeluaran dan percepatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang dicanangkan BPKAD terbukti efektif. “Kinerja ini membuktikan, kalau ada kemauan, maka bisa diwujudkan dengan strategi yang benar,” lanjut Uha.

Dengan penuh optimisme, Uha berharap Pemkab terus menjaga konsistensi dalam mengelola keuangan. Menurutnya, keberhasilan bukan akhir dari perjalanan, melainkan titik awal menuju tata kelola yang lebih profesional, transparan, dan akuntabel.

Kepemimpinan Bupati Dian

Uha Juhana menilai bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari kepemimpinan Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar. Sejak awal menjabat, Dian berjanji akan memprioritaskan penyelesaian Tunda Bayar, dan kini janji itu mulai dibuktikan. Hal ini, kata Uha, menunjukkan konsistensi seorang pemimpin yang tidak hanya sekadar berbicara, tetapi juga mewujudkan.

Deskripsi Iklan Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup