Proton FC Bidik PFL 2 Tahun 2026: Modal Pembinaan Kuat dan Keyakinan
KUNINGANSATU.COM,- Proton Futsal Club (Proton FC) resmi mengarahkan langkah menuju kompetisi profesional nasional setelah menutup tahun 2025 dengan sederet prestasi gemilang. Klub asal Kabupaten Kuningan itu menargetkan tampil pada Pro Futsal League (PFL) 2 tahun 2026. Hal tersebut disampaikan CEO Proton FC, Thony Indra Gunawan, dalam wawancara khusus di sela-sela acara Anniversary ke-1 klub di Hotel Montana, Minggu (30/11/2025).
Menurut Thony, pengembangan jangka panjang menjadi pijakan utama yang membuat Proton FC siap naik kelas.
“Seperti yang disampaikan Pak Bupati, membina generasi muda adalah tanggung jawab penting bagi klub. Ini modal dasar kami untuk menembus PFL 2. Mohon doa dan dukungannya agar rencana 2026 dapat terwujud,” ujarnya.
Proton FC kini tengah merampungkan proses perizinan dan verifikasi sebagai syarat memasuki kompetisi profesional. Sejumlah asesmen teknis dari Asosiasi Futsal Provinsi (AFP) Jawa Barat telah dijalankan sejak pertengahan tahun.
PFL 2 merupakan kompetisi resmi di bawah Federasi Futsal Indonesia (FFI) dan menjadi gerbang menuju kasta tertinggi futsal nasional. Dalam beberapa tahun terakhir, hanya sedikit klub yang mampu menembus level ini dari Jawa Barat, membuat peluang Proton FC semakin relevan.
Thony menambahkan bahwa momentum perayaan satu tahun klub menjadi dorongan besar tim dalam menatap 2026.
“Refleksi hari ini menumbuhkan optimisme bahwa Proton bisa bersaing dan menjuarai PFL 2. Tahun 2027 kami targetkan sudah berada di Pro Futsal League Indonesia,” tegasnya.
Bupati Kuningan, Dian Rahmat Yanuar, memberikan apresiasi atas keseriusan manajemen Proton FC dalam membangun pembinaan yang terstruktur. Ia menilai klub ini mampu menjadi rujukan bagi cabang olahraga lain.
“Usianya baru seumur jagung, tapi sudah banyak mencetak prestasi. Dengan manajemen yang rapi dan kecintaan terhadap olahraga, saya yakin Proton FC bisa melahirkan atlet yang mengharumkan Kuningan hingga level nasional bahkan internasional,” ujarnya.
Proton FC saat ini mengelola akademi dengan lebih dari 350 siswa, diperkuat staf pelatih berlisensi, serta dukungan jejaring yang kuat bersama AFP Jabar dan Federasi Futsal Indonesia. Kombinasi itu membuat Proton FC menjadi salah satu klub dengan pertumbuhan tercepat di Jawa Barat.
















