Kuningan Fair Sisakan Sampah, Masyarakat Minta Pemerintah Evaluasi Total Pengelolaan

KUNINGANSATU.COM,- Perhelatan Kuningan Fair dalam rangka Hari Jadi Kuningan ke-527 berlangsung meriah, namun menyisakan persoalan kebersihan. Hingga Sabtu (13/9/2025), tumpukan sampah plastik, botol minuman, dan sisa dagangan masih menumpuk di kawasan wisata Open Space Galeri.
Kondisi ini mendapat perhatian Ketua PP PAC Cilimus, Ade Kurniawan atau yang akrab disapa Ade Huma. Ia menilai, panitia maupun pemerintah daerah perlu lebih matang dalam menyiapkan pengelolaan sampah pasca kegiatan.
“Event besar seperti Kuningan Fair seharusnya menjadi teladan dalam menjaga kebersihan. Perlu ada pihak yang bertanggung jawab agar tidak menimbulkan kesan kurang tertata,” ujarnya.
Hasil penelusuran di lapangan menunjukkan beberapa kendala, di antaranya keterbatasan tong sampah, minimnya armada pengangkut, serta koordinasi yang belum optimal. Hal tersebut menyebabkan sampah masih terlihat di alun-alun, taman kota, hingga jalan utama sekitar lokasi acara.
Situasi ini memunculkan pertanyaan terkait mekanisme penanganan sampah pada event besar. Apakah menjadi tanggung jawab penuh panitia, atau memerlukan dukungan lebih luas dari pemerintah daerah dan dinas terkait.
Huma menambahkan, masyarakat berharap adanya penjelasan dan evaluasi agar persoalan serupa tidak terulang.
“Pemerintah daerah diharapkan dapat menyiapkan mekanisme yang jelas, sehingga perayaan berikutnya bisa berjalan meriah sekaligus tertib,” katanya.
Masyarakat kini menunggu tindak lanjut pemerintah daerah, baik berupa pembersihan pasca acara maupun pembenahan sistem pengelolaan sampah, agar kegiatan serupa dapat berlangsung lebih ramah lingkungan di masa mendatang. (*)


















