Duel Tiga Calon Sekda Terkuat: Siapa Paling Tajir Berdasarkan LHKPN KPK 2024?
KUNINGANSATU.COM,- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mempublikasikan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) tahun pelaporan 2024 untuk pejabat Pemerintah Kabupaten Kuningan. Dari data resmi yang diakses melalui laman elhkpn.kpk.go.id, Rabu (29/10/2025) terungkap LHKPN tiga nama pejabat yang kini disebut-sebut sebagai calon kuat Sekretaris Daerah (Sekda) Kuningan, yaitu Deni Hamdani, U. Kusmana, dan Wahyu Hidayah. Berdasarkan laporan periodik yang diverifikasi secara administratif, Deni Hamdani menempati posisi teratas dengan total kekayaan tertinggi, disusul U. Kusmana di posisi kedua, dan Wahyu Hidayah di urutan terakhir.
Deni Hamdani, yang saat ini menjabat sebagai Sekretaris DPRD Kabupaten Kuningan, melaporkan total kekayaan sebesar Rp2.947.296.718. Dalam laporannya bertanggal 6 Maret 2025, ia mencantumkan harta berupa tanah dan bangunan senilai Rp1.636.000.000, terdiri dari tiga bidang tanah warisan di Kuningan senilai Rp1.500.000.000, tanah hasil sendiri senilai Rp100.000.000, dan sebidang tanah hasil sendiri lainnya senilai Rp36.000.000. Deni juga memiliki alat transportasi dan mesin senilai Rp1.154.000.000, terdiri dari empat unit kendaraan yakni Toyota Fortuner VRZ 2018 senilai Rp420.000.000, Honda Jazz 2014 Rp208.000.000, MG 5 GT 2023 Rp348.000.000, dan Honda CR-V 2013 Rp178.000.000. Selain itu, ia melaporkan harta bergerak lainnya senilai Rp118.542.930, serta kas dan setara kas sebesar Rp367.556.243. Dengan total kewajiban atau hutang mencapai Rp328.802.455, kekayaan bersih Deni Hamdani tercatat mencapai hampir Rp2,95 miliar.
Sementara itu, U. Kusmana, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kuningan, berada di posisi kedua dengan total kekayaan Rp1.910.766.199 sebagaimana dilaporkan pada 12 Maret 2025. Dalam rincian LHKPN, ia memiliki tanah dan bangunan senilai Rp1.645.000.000, yang terdiri atas tiga bidang di wilayah Kuningan masing-masing senilai Rp925.000.000, Rp220.000.000, dan Rp500.000.000. Di kategori alat transportasi dan mesin, Kusmana memiliki empat kendaraan dengan total nilai Rp899.000.000, yaitu Mitsubishi Pajero 2019 Rp450.000.000, Yamaha NMAX 2016 Rp18.000.000, Yamaha XMAX 2021 Rp56.000.000, dan Honda HR-V 2024 Rp375.000.000. Ia juga memiliki harta bergerak lainnya Rp159.500.000 serta kas dan setara kas Rp80.569.681. Setelah dikurangi hutang sebesar Rp873.303.482, kekayaan bersihnya tercatat Rp1,91 miliar.
Berada di posisi terakhir, Wahyu Hidayah, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Kuningan, melaporkan total kekayaan Rp1.352.096.233 dalam laporan bertanggal 23 Maret 2025. Dalam rincian aset, Wahyu memiliki tanah dan bangunan senilai Rp2.300.000.000 yang terdiri dari empat bidang berbeda, yakni tanah dan bangunan seluas 115 meter persegi hasil hibah senilai Rp500.000.000, tanah dan bangunan hasil sendiri seluas 133 meter persegi senilai Rp1.000.000.000, tanah warisan seluas 3.350 meter persegi di Brebes senilai Rp350.000.000, serta tanah dan bangunan hasil sendiri seluas 140 meter persegi senilai Rp450.000.000. Untuk kategori alat transportasi dan mesin, Wahyu hanya memiliki satu unit motor Yamaha BEJ A/T tahun 2022 senilai Rp10.000.000. Ia juga melaporkan harta bergerak lainnya Rp145.000.000, kas dan setara kas Rp73.442.905, dan harta lainnya Rp465.000.000. Namun, ia tercatat memiliki hutang sebesar Rp1.641.346.672, sehingga nilai kekayaan bersihnya turun menjadi yang terendah dibanding dua calon lainnya.
Ketiga laporan tersebut telah diverifikasi secara administratif oleh KPK melalui sistem e-LHKPN, di mana setiap penyelenggara negara wajib melaporkan harta kekayaan, sumber perolehan, serta kewajiban keuangan pribadi. Publikasi ini menjadi bagian dari mekanisme transparansi pejabat publik menjelang proses seleksi Sekretaris Daerah Kuningan. KPK menegaskan bahwa data ini merupakan hasil pengisian langsung oleh masing-masing pejabat, sebagai bentuk keterbukaan terhadap publik dalam menjaga integritas dan akuntabilitas jabatan.***
















