Warga Kuningan Boleh Upload Menu MBG Tak Layak ke Medsos! Ini Penjelasan Kasatgas

KUNINGANSATU.COM,- Satuan Tugas Percepatan Penganekaragaman Pangan dan Makan Bergizi Gratis (Satgas P3MBG) Kabupaten Kuningan memastikan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus dipantau setiap hari. Setiap dapur penyedia makanan diwajibkan melaporkan menu dan nilai gizi secara rutin melalui sistem pelaporan yang telah disiapkan.

Hal tersebut disampaikan Ketua Satgas P3MBG Kabupaten Kuningan, Uu Kusumana, kepada wartawan usai menghadiri seminar di Gedung GOW Kuningan, Rabu (11/3/2026).

Menurutnya, fenomena masyarakat mengunggah menu yang tidak sesuai di media sosial tidak menjadi persoalan selama informasi yang disampaikan sesuai dengan kondisi yang sebenarnya.

“Kalau masyarakat meng-upload fenomena MBG saya kira tidak masalah, bahkan diperbolehkan oleh Badan Gizi Nasional. Tapi tentunya yang diunggah harus sesuai dengan menu yang benar-benar disajikan pada saat itu, jangan sampai mengambil dari daerah lain lalu dianggap sebagai menu di Kuningan,” ujar Uu.

Ia menjelaskan, untuk memastikan program berjalan sesuai standar, pemerintah daerah telah membentuk sistem pengawasan hingga tingkat kecamatan. Para camat ditugaskan sebagai koordinator Satgas di wilayahnya masing-masing.

“Para camat menjadi koordinator kecamatan dalam Satgas. Sampai saat ini kami terus memantau agar program ini berjalan dengan baik,” katanya.

Selain pengawasan langsung di lapangan, Satgas juga memanfaatkan grup koordinasi khusus yang beranggotakan unsur pimpinan daerah hingga pengelola dapur MBG.

Dalam grup tersebut, kata Uu, terdapat Bupati Kuningan, Wakil Bupati, selaku bagian dari Satgas, para camat, serta seluruh kepala dapur penyedia makanan.

“Setiap hari menu yang disajikan di-upload di grup itu. Jadi kita bisa melihat laporan menunya apa, nilai gizinya bagaimana, sampai jumlah peserta didik yang menerima makanan,” jelasnya.

Dengan sistem tersebut, seluruh dapur yang beroperasi di Kabupaten Kuningan diwajibkan menyampaikan laporan harian sebagai bentuk transparansi dan pengawasan.

“Semua dapur di Kabupaten Kuningan wajib meng-upload laporan setiap hari. Itu sudah menjadi kewajiban yang diarahkan oleh Pak Bupati,” katanya.

Melalui mekanisme pemantauan tersebut, Satgas berharap kualitas menu dalam program MBG tetap terjaga dan benar-benar memenuhi standar gizi bagi para siswa penerima manfaat di Kabupaten Kuningan.

Deskripsi Iklan Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup