Sosok AKBP Bellen, Kapolres Kuningan Baru yang Punya Rekam Jejak Panjang di Reserse-Narkoba
KUNINGANSATU.COM,- Tongkat komando Kepolisian Resor (Polres) Kuningan kini berada di tangan AKBP Bellen Anggara Pratama, S.I.K., M.H. Perwira lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 2006 tersebut resmi dipercaya memimpin jajaran Polres Kuningan setelah sebelumnya menjalankan tugas sebagai Koordinator Staf Pribadi Pimpinan (Koorspripim) Polda Sumatera Utara.
Penunjukan AKBP Bellen menjadi Kapolres Kuningan merupakan bagian dari rotasi dan penyegaran jabatan di lingkungan Polri. Ia menggantikan AKBP Muhammad Ali Akbar yang selanjutnya mendapat amanah sebagai Kapolres Brebes, Polda Jawa Tengah.
Lahir di Bandar Lampung pada 28 Maret 1985, AKBP Bellen memiliki rekam jejak yang cukup panjang dalam berbagai bidang kepolisian. Pengalamannya banyak bersentuhan langsung dengan fungsi penegakan hukum, terutama pada satuan reserse kriminal dan reserse narkoba.
Sebelum menduduki jabatan Kapolres Kuningan, AKBP Bellen dipercaya sebagai Koorspripim Polda Sumatera Utara sejak 25 Juni 2024. Sebelumnya, ia juga pernah mengemban sejumlah posisi strategis di wilayah Polda Sulawesi Tengah, Polda Kalimantan Barat, hingga Polda Sumatera Utara.
Beberapa jabatan yang pernah diembannya antara lain Kasat Reskrim Polres Ketapang, Kapolsek Pontianak Selatan, Kasubdit I Ditreskrimsus Polda Sumatera Utara, serta Kasubdit I Ditresnarkoba Polda Sumatera Utara.
Pendidikan dan Kompetensi
Dari sisi pendidikan, perjalanan karier AKBP Bellen ditopang oleh sejumlah jenjang pendidikan kedinasan. Setelah menyelesaikan pendidikan Akpol pada 2006, ia melanjutkan pendidikan PTIK dan lulus pada 2015. Pendidikan pengembangan berikutnya ditempuh melalui Sespimmen Polri pada 2023.
Sementara di bidang akademik umum, AKBP Bellen menyelesaikan pendidikan magister atau S2 di Universitas Tanjungpura Pontianak pada 2021.
Tak hanya mengandalkan pengalaman lapangan, ia juga memiliki sejumlah kompetensi tambahan yang mendukung tugas kepolisian. Di antaranya pelatihan manajemen sumber daya manusia, assessor tingkat Polda, serta pelatihan terkait penanganan Terrorist Financing and Money Laundering.
Kemampuan komunikasi juga menjadi salah satu bekalnya. AKBP Bellen tercatat menguasai sejumlah bahasa, yakni bahasa Inggris, Prancis, dan Melayu.
Punya Pengalaman di Berbagai Fungsi
Pengalaman bertugas di sejumlah wilayah dan satuan membuat AKBP Bellen memiliki perspektif yang cukup luas dalam menjalankan tugas kepolisian. Pengalamannya di bidang reserse dan narkoba menjadi salah satu modal penting dalam menghadapi berbagai persoalan keamanan dan penegakan hukum di wilayah Kabupaten Kuningan.
Selama menjalankan pengabdian di institusi Polri, ia juga tercatat menerima sejumlah penghargaan, termasuk Satyalancana Pengabdian 8 Tahun serta penghargaan atas dedikasi dan kinerja dalam pelaksanaan tugas.
Kini, tantangan baru menanti AKBP Bellen di Kabupaten Kuningan. Sebagai Kapolres, ia dituntut tidak hanya memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga membangun komunikasi yang kuat dengan berbagai unsur di daerah.
Dengan pengalaman yang dimiliki, AKBP Bellen diharapkan mampu memperkuat profesionalisme jajaran Polres Kuningan, meningkatkan respons terhadap berbagai persoalan kamtibmas, serta membangun kolaborasi yang semakin erat bersama Pemerintah Kabupaten Kuningan, TNI, insan pers, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen masyarakat.
Kehadiran pemimpin baru diharapkan turut membawa semangat baru bagi Polres Kuningan dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat.
















