Semarak Hari Jadi ke-528 Kuningan, Saba LEMBUR Jadi Jembatan Pemerintah dan Warga
KUNINGANSATU.COM,- Di tengah kebijakan efisiensi anggaran, peringatan Hari Jadi ke-528 Kabupaten Kuningan tetap digelar dengan suasana khidmat. Rangkaian kegiatan tersebut pun mendapat apresiasi dari sejumlah elemen masyarakat, salah satunya H. Agust F. Hermanto, SH, atau yang akrab disapa Agus Ebreg, Selasa (8/9/26).
Menurut Agus, momentum Hari Jadi Kuningan tahun ini tidak hanya menjadi ajang seremonial, tetapi juga dapat dimanfaatkan pemerintah daerah untuk memperkuat hubungan dengan masyarakat.
Salah satu program yang dinilai memiliki nilai strategis adalah Kuningan Saba LEMBUR. Program tersebut dinilai mampu menjadi ruang pertemuan langsung antara pemerintah daerah dengan masyarakat di tingkat desa.
Melalui Saba LEMBUR, Bupati dan Wakil Bupati Kuningan dapat turun langsung menemui warga, berdialog, mendengar berbagai persoalan di lapangan, sekaligus menyampaikan arah kebijakan dan program pembangunan yang tengah dijalankan Pemerintah Kabupaten Kuningan.
“Program Saba LEMBUR sangat bagus. Bupati dan Wakil Bupati bisa bertemu rakyat, berdiskusi, dan menyampaikan program Kuningan Melesat. Ini pendekatan yang humanis,” kata Agus Ebreg.
Ia menilai, pola komunikasi langsung seperti itu penting dilakukan karena pemerintah dapat memperoleh gambaran mengenai kondisi masyarakat secara lebih nyata. Berbagai aspirasi maupun persoalan yang muncul di desa juga bisa disampaikan tanpa harus melalui proses komunikasi yang panjang.
Terlebih, pembangunan daerah pada akhirnya harus bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, menurutnya, kehadiran pemerintah di tengah warga menjadi bagian penting dalam memastikan kebijakan yang dibuat benar-benar sesuai dengan kebutuhan di lapangan.
“Kalau pemerintah datang langsung ke desa, masyarakat bisa menyampaikan apa yang mereka rasakan dan apa yang mereka butuhkan. Pemerintah juga bisa melihat langsung kondisinya,” ujarnya.
Agus yang juga dikenal sebagai putra Subang dan NTT tersebut berharap program Kuningan Saba LEMBUR dapat terus dikembangkan dan tidak berhenti sebagai kegiatan dalam rangkaian Hari Jadi Kuningan.
Menurut dia, keberlanjutan program tersebut justru akan semakin memperkuat kedekatan antara pemerintah dengan masyarakat. Aspirasi yang dihimpun dari desa pun diharapkan dapat menjadi bahan dalam menentukan prioritas pembangunan.
Dengan pendekatan turun langsung ke masyarakat, Pemkab Kuningan diharapkan mampu merespons berbagai kebutuhan warga secara lebih cepat dan memastikan program pembangunan berjalan tepat sasaran.
Bagi Agus, Kuningan Saba LEMBUR bukan sekadar kegiatan kunjungan pemerintah ke desa, melainkan jembatan komunikasi antara pemangku kebijakan dan masyarakat untuk bersama-sama mewujudkan visi Kuningan Melesat.















