Warga Kuningan Wajib Tahu! Ada Alat Baru & Dokter Saraf di RSUD Linggajati

KUNINGANSATU.COM – RSUD Linggajati Kuningan terus melakukan pembenahan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Selain memperkuat sumber daya manusia (SDM), rumah sakit kelas C tersebut kini telah dilengkapi sejumlah peralatan medis baru.

Direktur RSUD Linggajati Kuningan, dr. Hj. Eva Maya, MM., mengatakan modernisasi peralatan medis menjadi salah satu upaya rumah sakit dalam memberikan pelayanan yang lebih cepat, nyaman, dan aman bagi pasien.

Hal itu disampaikannya di sela kegiatan khitanan massal dalam rangka memperingati Hari Jadi Kuningan ke-528 di RSUD Linggajati, Kamis (3/9/2026).

Eva mengungkapkan, salah satu peralatan baru yang kini dimiliki RSUD Linggajati merupakan alat untuk menangani penyakit wasir dengan teknik laser.

Menurutnya, penggunaan teknologi tersebut membuat proses tindakan operasi menjadi jauh lebih cepat dibandingkan metode sebelumnya.

“Dengan alat untuk operasi wasir, sekarang menggunakan teknik laser. Yang tadinya bisa satu jam, sekarang sekitar setengah jam sudah selesai untuk tindakan operasinya,” kata Eva.

Tak hanya mempercepat proses tindakan, teknologi laser tersebut juga dinilai memberikan efek pascaoperasi yang lebih minimal. Pasien diharapkan dapat merasakan rasa sakit yang lebih ringan setelah menjalani tindakan.

“Dengan adanya alat baru itu semakin mempermudah pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Efek pascaoperasi juga sangat minimalis, tidak terlalu sakit dengan laser,” ujarnya.

Selain alat untuk penanganan wasir, RSUD Linggajati juga telah memiliki peralatan baru untuk penanganan amandel. Modernisasi peralatan turut dilakukan di sejumlah bagian pelayanan, di antaranya Instalasi Gawat Darurat (IGD), Intensive Care Unit (ICU), serta ruang rawat inap.

Peningkatan pelayanan tidak hanya dilakukan dari sisi sarana dan prasarana. RSUD Linggajati juga terus menambah tenaga medis, khususnya dokter spesialis yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat.

Eva menyebut salah satu layanan yang kini tersedia adalah dokter spesialis saraf. Layanan tersebut mulai berjalan sejak 1 September 2026 dan sudah dapat dimanfaatkan oleh peserta BPJS Kesehatan.

“Per September ini kita sudah bisa melayani kasus-kasus saraf. Dokter spesialis saraf per 1 September sudah ada dan sudah bisa menggunakan BPJS, jadi jangan ragu,” jelasnya.

Untuk pelayanan poliklinik saraf, masyarakat dapat memperoleh layanan setiap Sabtu mulai pukul 08.00 hingga 12.00 WIB. Sementara untuk pasien yang membutuhkan perawatan inap, RSUD Linggajati dapat menerima pasien setiap hari.

Kehadiran layanan tersebut diharapkan semakin melengkapi kebutuhan masyarakat, khususnya warga Kuningan bagian utara yang membutuhkan akses pelayanan kesehatan.

Di tengah upaya meningkatkan fasilitas dan SDM, Eva juga menekankan pentingnya perubahan budaya kerja di lingkungan rumah sakit.

RSUD Linggajati menerapkan budaya kerja CERMAT yang menjadi pedoman seluruh pegawai dalam memberikan pelayanan kepada pasien.

CERMAT merupakan akronim dari Cepat, Tanggap, Edukatif, Ramah, Akuntabel, dan Tepat. Dalam aspek keramahan, rumah sakit juga menekankan penerapan prinsip 5S, yakni Senyum, Sapa, Salam, Sopan, dan Santun.

Sementara dalam penataan lingkungan kerja, diterapkan prinsip 5R, yaitu Rapi, Resik, Rajin, Ringkas, serta budaya kerja yang mendukung keteraturan.

Menurut Eva, budaya tersebut tidak hanya berlaku bagi petugas pelayanan tertentu. Seluruh unsur di RSUD Linggajati diwajibkan menerapkannya, mulai dari jajaran direktur dan manajemen hingga tenaga fungsional dan pelaksana.

“Budaya kerja ini berlaku untuk semua pegawai, mulai dari jajaran direktur, manajemen, termasuk semua fungsional pelaksana juga wajib menekankan budaya CERMAT,” katanya.

Ia berharap penerapan budaya tersebut dapat membuat pelayanan rumah sakit semakin baik dan masyarakat mendapatkan pengalaman pelayanan yang lebih humanis.

RSUD Linggajati juga membuka sejumlah kanal pengaduan bagi masyarakat. Pengaduan dapat disampaikan melalui layanan WhatsApp PKRS, secara langsung, email, maupun pesan langsung atau DM melalui Instagram rumah sakit.

Eva menegaskan, setiap keluhan yang masuk tidak akan dianggap sebagai persoalan semata, tetapi menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki kualitas pelayanan.

“Setiap keluhan ini menjadi dasar bagi kami untuk melakukan perbaikan. Sebagai rumah sakit harus selalu memberikan pelayanan yang bermutu dan berkualitas. Jadi setiap keluhan pasti akan kami tindak lanjuti untuk perbaikan ke depannya,” tegasnya.

Saat ini, RSUD Linggajati Kuningan memiliki kapasitas 104 tempat tidur. Rumah sakit tersebut masih berstatus sebagai rumah sakit kelas C.

Eva pun mengajak masyarakat, khususnya warga Kuningan Utara, untuk tidak ragu memanfaatkan pelayanan kesehatan di RSUD Linggajati.

“Untuk masyarakat Kuningan, khususnya wilayah Kuningan Utara, jangan ragu untuk berobat ke Rumah Sakit Linggajati. Kami komitmen untuk selalu memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik, bermutu, berkualitas, profesional, dan mengutamakan keselamatan pasien,” pungkasnya.

Deskripsi Iklan Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup