Boyong 17 Dokter Spesialis ke Subang, IDI Kuningan Gelar Layanan Kesehatan Gratis
KUNINGANSATU.COM – Jarak menjadi salah satu persoalan ketika masyarakat di wilayah pelosok membutuhkan layanan kesehatan spesialistik. Untuk memangkas persoalan itu, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Kuningan kembali membawa dokter spesialis mendekati masyarakat.
Melalui IDI Mengabdi untuk Negeri Vol 2, sebanyak 17 dokter spesialis akan diterjunkan ke Kecamatan Subang, Sabtu, 29 Agustus 2026. Pelayanan yang disiapkan bukan hanya konsultasi, tetapi juga sejumlah pemeriksaan penunjang dan layanan kesehatan lainnya secara gratis.
Ketua IDI Kabupaten Kuningan, dr. Arif Wibowo, Sp.OT, mengatakan kegiatan tersebut merupakan kelanjutan dari program pengabdian sebelumnya dengan cakupan layanan yang lebih banyak.
“Untuk acara Sabtu besok, kita akan mengadakan kegiatan IDI Mengabdi untuk Negeri yang kedua. Kita menawarkan pelayanan yang lebih banyak dibandingkan kegiatan sebelumnya,” ujar dr. Arif, Rabu (26/8/2026).
Kali ini, tim medis yang disiapkan mencakup berbagai layanan spesialistik. Dari total 17 dokter spesialis, terdapat tiga spesialis penyakit dalam, satu dokter mata, satu THT, satu anak, dua kulit, dua saraf, satu jiwa, serta dua jantung.
Kehadiran para dokter tersebut diperkuat dengan pemeriksaan penunjang berupa EKG, USG untuk ibu hamil, hingga ECHO jantung. Seluruh layanan diberikan tanpa biaya kepada masyarakat yang telah menjadi sasaran kegiatan.
Namun, layanan tersebut memang tidak dibuka seperti pemeriksaan kesehatan umum yang dapat didatangi siapa saja. Pasien telah diprioritaskan berdasarkan kebutuhan dan permasalahan kesehatan yang memerlukan penanganan spesialistik.
“Tidak semua bisa mendaftar. Kalau pelayanan umum, masyarakat bisa datang ke CKG atau Puskesmas setempat. Kegiatan ini memang khusus untuk pasien yang memiliki permasalahan kesehatan yang membutuhkan pelayanan spesialistik,” jelasnya.
Sebanyak 220 pasien diproyeksikan memperoleh pelayanan kesehatan. Di luar layanan spesialistik, IDI Kuningan juga menyiapkan sunatan gratis untuk 30 anak.
Bantuan pendukung kesehatan turut melengkapi kegiatan tersebut. Sebanyak 50 paket susu akan dibagikan, masing-masing 25 untuk balita dan 25 untuk ibu hamil. Selain itu, 20 kacamata gratis juga disiapkan untuk masyarakat yang membutuhkan.
Pemilihan Subang sebagai lokasi pengabdian pun berkaitan erat dengan persoalan akses. Wilayah tersebut berada cukup jauh dari pusat layanan kesehatan lanjutan di Kabupaten Kuningan.
Kondisi itu membuat sebagian warga harus mengalokasikan waktu cukup panjang ketika membutuhkan dokter spesialis. Bahkan, perjalanan menuju pusat layanan kesehatan di kawasan perkotaan Kuningan dapat ditempuh hingga lebih dari dua jam.
“Pasien-pasien saya datang jauh-jauh, berangkat subuh dan pulang malam. Karena itu, masyarakat yang jauh kita sasar agar mendapatkan pelayanan yang paripurna. Permasalahan spesialistik tidak harus membuat mereka datang jauh-jauh ke Kuningan,” katanya.
Ketua Pelaksana IDI Mengabdi untuk Negeri Vol 2, dr. Agah Nugraha, MKM, mengatakan pelayanan akan diawali dengan pemeriksaan kesehatan awal. Tahapan ini diperlukan agar pasien mendapatkan layanan sesuai dengan kebutuhan medisnya.
Selain pelayanan kesehatan, rangkaian kegiatan juga akan diawali dengan riding atau touring dari Pendopo Kabupaten Kuningan menuju Kecamatan Subang. Sesampainya di lokasi, rombongan akan mengikuti pembukaan sebelum pelayanan dimulai.
Bagi IDI Kuningan, program tersebut tidak dirancang sebagai kegiatan sesaat. Pengabdian serupa ditargetkan terus berjalan dengan pola penyelenggaraan sekitar enam bulan sekali, terutama di wilayah yang jauh dari fasilitas kesehatan tingkat lanjutan.
“Memang kegiatan ini kita susun per enam bulan, khusus di daerah perbatasan atau daerah-daerah yang jauh dari fasilitas kesehatan tingkat lanjutan. Sehingga akses warga ke dokter spesialis yang jauh bisa kita dekatkan dengan menghadirkan teman-teman dokter spesialis ke daerah tersebut,” ujar dr. Agah.***















