RTAR VII Rayon Sunan Kalijaga UNISA Kuningan Tegaskan Transformasi Adaptif dan Progresif
KUNINGANSATU.COM,- Rayon Sunan Kalijaga (SKJ) Universitas Islam Al-Ihya (UNISA) Kuningan menggelar Rapat Tahunan Anggota Rayon (RTAR) ke-VII sebagai forum tertinggi pengambilan keputusan organisasi di tingkat rayon. Kegiatan yang mengusung tema “Transformasi Rayon SKJ yang Adaptif dan Progresif” ini dilaksanakan di Gedung PCNU Kabupaten Kuningan, Minggu (4/1/2026).
RTAR VII menjadi ruang evaluasi kinerja kepengurusan satu periode sekaligus ajang perumusan arah gerak organisasi ke depan. Forum ini dihadiri kader Rayon Sunan Kalijaga, jajaran Pengurus Komisariat PMII UNISA Kuningan, serta dibuka secara resmi oleh Ketua Cabang PMII Kabupaten Kuningan, Sahabat Rizal Nurfahrozi.
Ketua Rayon Sunan Kalijaga masa khidmat sebelumnya, Diah Istiqomah, dalam sambutannya menekankan pentingnya kemampuan organisasi untuk beradaptasi dengan perubahan zaman tanpa kehilangan nilai dasar pergerakan PMII.
“Perubahan zaman menuntut kita untuk tidak hanya bertahan, tetapi juga menyesuaikan diri. Transformasi bukan sekadar slogan, melainkan panggilan agar kader lebih peka terhadap perkembangan teknologi dan dinamika sosial, tanpa meninggalkan nilai-nilai dasar perjuangan,” ujar Diah.
Melalui proses musyawarah yang berlangsung demokratis dan dinamis, forum RTAR VII secara mufakat menetapkan Zaki Nurrizal Fadhil sebagai Ketua Rayon Sunan Kalijaga UNISA Kuningan untuk masa khidmat selanjutnya.
Dalam pidato perdananya, Zaki menyampaikan komitmen untuk memperkuat konsolidasi internal sekaligus mendorong inovasi gerakan agar rayon mampu menjawab tantangan mahasiswa dan masyarakat.
“Amanah ini adalah tanggung jawab bersama. Ke depan, fokus kita adalah penguatan internal dan inovasi gerakan. Rayon SKJ harus adaptif terhadap perubahan dan progresif dalam melahirkan gagasan serta aksi nyata,” tegasnya.
Ketua Cabang PMII Kabupaten Kuningan, Sahabat Rizal Nurfahrozi, memberikan apresiasi atas jalannya RTAR VII yang dinilai berjalan tertib dan mencerminkan proses kaderisasi yang sehat. Ia berharap regenerasi kepemimpinan ini mampu melahirkan kader-kader intelektual yang berintegritas dan berdaya saing.
Dengan terpilihnya kepemimpinan baru, Rayon Sunan Kalijaga diharapkan dapat semakin mengokohkan perannya sebagai ruang pembinaan kader PMII yang kritis, responsif, dan berorientasi pada pengabdian di lingkungan kampus UNISA Kuningan maupun di tengah masyarakat.















