Masjid Kembali Ramai! Program GARIS KKN UM Kuningan Bikin Anak-anak Selajambe Betah Mengaji
KUNINGANSATU.COM,- Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Kuningan (UM Kuningan) Kelompok Desa Selajambe menghadirkan program GARIS (Generasi Islami) sebagai upaya memperkuat pendidikan keagamaan bagi anak-anak melalui pembinaan membaca Al-Qur’an. Program ini digelar secara rutin setiap ba’da Maghrib di Masjid Nurul Huda, Desa Selajambe, selama pelaksanaan KKN.
Program GARIS menjadi salah satu bentuk implementasi nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) dalam pengabdian kepada masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa tidak hanya mengajarkan teknik membaca Al-Qur’an sesuai kaidah tajwid, tetapi juga membimbing anak-anak menghafal doa-doa harian, surat-surat pendek, serta menanamkan nilai akhlakul karimah dalam kehidupan sehari-hari.
Setiap sore selepas salat Maghrib, suasana Masjid Nurul Huda dipenuhi semangat belajar. Anak-anak mengikuti pembelajaran dengan antusias, sementara mahasiswa KKN memberikan pendampingan secara bertahap sesuai kemampuan masing-masing peserta. Pendekatan yang interaktif membuat proses belajar berlangsung lebih menyenangkan dan mudah dipahami.
Koordinator Mahasiswa sekaligus Ketua KKN Desa Selajambe, Dhiyaa Abdillah Ghiffara, mengatakan bahwa GARIS dirancang sebagai bentuk pengabdian yang tidak hanya berfokus pada peningkatan kemampuan membaca Al-Qur’an, tetapi juga membangun karakter religius generasi muda.
> “Program GARIS merupakan implementasi nyata nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan. Kami ingin anak-anak tidak hanya lancar membaca Al-Qur’an, tetapi juga memiliki karakter disiplin, berakhlak baik, dan mencintai masjid sebagai pusat pembinaan umat,” ujarnya.
Kehadiran program ini mendapat sambutan positif dari pengurus Masjid Nurul Huda dan masyarakat Desa Selajambe. Mereka menilai kegiatan tersebut mampu memberikan warna baru dalam pembinaan keagamaan anak-anak sekaligus mempererat hubungan antara mahasiswa KKN dengan warga setempat.
Melalui GARIS, mahasiswa berharap semangat belajar agama di kalangan anak-anak terus tumbuh meski masa KKN telah berakhir. Sinergi antara masyarakat, pengurus masjid, dan mahasiswa diharapkan dapat menjaga keberlanjutan kegiatan serupa sebagai bagian dari upaya mencetak generasi Islami yang berilmu, berakhlak, dan mencintai Al-Qur’an.
Program GARIS menjadi salah satu wujud komitmen Mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Kuningan dalam menghadirkan pengabdian yang berdampak nyata bagi masyarakat, sejalan dengan semangat “Berkarya Nyata, Berdampak Selamanya.”
















