Masuri “Gonjes” Siap Maju di Muscab PPP Kuningan, Bawa Misi Kembalikan Identitas Partai

KUNINGANSATU.COM, – Suasana politik internal menjelang Musyawarah Cabang (Muscab) DPC Partai Persatuan Pembangunan Kabupaten Kuningan kian dinamis. Salah satu kader yang menyatakan kesiapannya untuk maju sebagai calon ketua adalah Masuri, yang dikenal dengan sapaan Gonjes.
Masuri memastikan dirinya akan ambil bagian dalam kontestasi yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 11 April 2026. Muscab ini merupakan tindak lanjut dari arahan DPW Jawa Barat yang bersumber dari DPP PPP.
“Insyaallah saya siap mengikuti proses Muscab yang akan digelar tanggal 11. Saat ini juga panitia sudah dibentuk, baik SC maupun OC,” ujar Masuri saat ditemui di Kantor DPC PPP Kuningan, Rabu (8/4/2026).
Ia menjelaskan, mekanisme pencalonan dalam Muscab kali ini tidak menggunakan sistem pendaftaran formal seperti umumnya. Kader yang berminat cukup mengisi formulir sebagai bentuk kesiapan untuk maju.
“Lebih ke pengisian formulir saja bagi kader yang siap. Justru kalau banyak calon, itu menunjukkan proses kaderisasi di PPP berjalan dengan baik,” jelasnya.
Selain Masuri, dua nama lain yang turut mencuat dalam bursa calon ketua adalah Ketua DPC saat ini Toto Taufikurrahman serta Bendahara DPC Ali Akbar, yang keduanya merupakan anggota DPRD.
Meski begitu, Masuri menegaskan bahwa tidak ada keharusan bagi calon ketua untuk memiliki jabatan publik.
“Yang penting memenuhi ketentuan organisasi sesuai AD/ART. Tidak harus anggota dewan,” tegasnya.
Ia juga menilai, dinamika dalam Muscab seharusnya dipandang sebagai upaya bersama untuk memperkuat partai, bukan sekadar ajang persaingan.
“Ini bukan soal kompetisi semata, tapi bagaimana kita punya semangat yang sama untuk membangun PPP Kuningan lebih baik ke depan,” ujarnya.
Dalam gagasannya, Masuri ingin mengembalikan karakter PPP sebagai partai berbasis Islam yang dekat dengan akar tradisionalnya. Ia menekankan pentingnya merajut kembali hubungan dengan kalangan pesantren, madrasah, serta para kiai dan santri.
“Identitas itu harus kita jaga. Jangan sampai sebagai partai Islam justru jauh dari basisnya sendiri,” katanya.
Untuk mewujudkan visi tersebut, Masuri menyiapkan tiga fokus utama, yakni penguatan struktur organisasi hingga tingkat bawah, pemanfaatan teknologi digital dalam dakwah politik, serta pengembangan kemandirian ekonomi kader.
“Saya ingin PPP di Kuningan menjadi rumah besar umat yang tidak hanya kuat secara organisasi, tetapi juga mandiri secara ekonomi,” ungkapnya.
Sebelum menyatakan maju, ia mengaku telah menjalin komunikasi dengan sejumlah tokoh senior partai, termasuk pimpinan DPC saat ini.
“Alhamdulillah, responnya baik. Diskusi berjalan hangat dengan semangat yang sama untuk kemajuan partai,” pungkasnya.


















