Kuningan Jadi Pusat Pencak Silat Nasional, 765 Atlet dari 44 Kontingen Ramaikan Ciremai Fest Series 2026

KUNINGANSATU.COM,- Kejuaraan Pencak Silat Nasional Ciremai Fest Series 2026 yang digelar di GOR Ewangga Kabupaten Kuningan pada 16–18 Juni 2026 mendapat apresiasi langsung dari Bupati Kuningan, Dr. Dian Rachmat Yanuar, M.Si. Menurutnya, ajang tersebut memiliki nilai strategis karena tidak hanya menjadi wadah kompetisi olahraga, tetapi juga sarana pembentukan karakter generasi muda sekaligus upaya pelestarian budaya bangsa.

Saat membuka kegiatan, Bupati Dian menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak cukup hanya diwujudkan melalui infrastruktur fisik. Pembangunan sumber daya manusia, kata dia, merupakan fondasi penting dalam menciptakan kemajuan yang berkelanjutan.

“Olahraga menjadi salah satu sarana efektif dalam membentuk kedisiplinan, mental tangguh, dan karakter yang kuat. Generasi muda membutuhkan ruang positif untuk berkembang, dan kejuaraan seperti ini menjadi salah satu wadahnya,” ujar Bupati.

Ia menilai penyelenggaraan Ciremai Fest Series menunjukkan semangat kolaborasi yang kuat antara masyarakat, organisasi olahraga, sponsor, dan pemerintah daerah dalam memajukan dunia olahraga di Kabupaten Kuningan.

Bupati berharap kejuaraan tersebut dapat terus berlanjut dan berkembang menjadi agenda tahunan yang mampu menarik lebih banyak peserta dari berbagai daerah. Pemerintah Kabupaten Kuningan, lanjutnya, siap memberikan dukungan agar event tersebut semakin besar pada penyelenggaraan berikutnya.

“Ke depan saya ingin Ciremai Fest Series menjadi salah satu event olahraga unggulan Kabupaten Kuningan. Tahun depan harus lebih meriah dan menjangkau peserta yang lebih luas,” katanya.

Selain menjadi arena kompetisi, kejuaraan ini juga diharapkan mampu melahirkan atlet-atlet potensial yang dapat mengharumkan nama Kabupaten Kuningan di tingkat regional, nasional, hingga internasional.

Di hadapan para pesilat muda, Bupati Dian turut mengingatkan pentingnya menjaga dan melestarikan pencak silat sebagai warisan budaya Indonesia yang telah diakui dunia. Menurutnya, pencak silat bukan sekadar olahraga bela diri, melainkan bagian dari identitas bangsa yang harus terus diwariskan kepada generasi penerus.

“Pencak silat mengandung nilai budaya, etika, dan filosofi kehidupan yang harus terus dijaga. Generasi muda harus bangga karena budaya ini telah mendapat pengakuan dunia,” tuturnya.

Ia juga mengajak seluruh peserta untuk menjunjung tinggi nilai sportivitas selama bertanding. Menurutnya, kemenangan dan kekalahan merupakan bagian dari proses pembelajaran yang akan membentuk karakter seseorang.

“Melalui olahraga kita belajar menghargai lawan, menghormati aturan, dan memperkuat persaudaraan. Nilai-nilai itu jauh lebih penting daripada sekadar hasil pertandingan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Ciremai Fest Series 2026, Mukhlis Aminudin atau yang akrab disapa Ami, menjelaskan bahwa nama Ciremai Fest Series terinspirasi dari Gunung Ciremai yang menjadi simbol kebanggaan masyarakat Kuningan sekaligus sumber kehidupan melalui mata air yang mengalir sepanjang waktu.

Kejuaraan tersebut mengusung tema “Jaga Tradisi, Lestarikan Budaya Pencak Silat dalam Membangun Negeri serta Generasi Muda Berkarakter dan Berprestasi.”

Menurut Ami, kegiatan ini menjadi ruang bagi para atlet untuk menunjukkan kemampuan hasil latihan yang selama ini dijalani dengan penuh disiplin dan kerja keras.

“Alhamdulillah, penyelenggaraan perdana ini mendapatkan sambutan yang sangat baik. Sebanyak 765 atlet dari 44 kontingen perguruan dan sekolah turut berpartisipasi dalam kejuaraan ini,” ungkapnya.

Ia menambahkan, penyelenggaraan Ciremai Fest Series merupakan bagian dari komitmen SKC Prima yang lahir dari semangat kebersamaan para pecinta olahraga di Kabupaten Kuningan sejak November 2023. Dalam perjalanannya, organisasi tersebut berkembang hingga menaungi berbagai cabang olahraga melalui Yayasan Prima Jati Indah.

Ami menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut, mulai dari peserta, perguruan pencak silat, sponsor, hingga Pemerintah Kabupaten Kuningan.

Melalui Ciremai Fest Series 2026, Kabupaten Kuningan kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pembinaan olahraga prestasi sekaligus menjaga eksistensi pencak silat sebagai warisan budaya yang sarat dengan nilai karakter, disiplin, dan sportivitas.

Deskripsi Iklan Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup