Tas Anyaman Desa Ciberung Punya Potensi Besar, Mahasiswa KKN UM Kuningan Dorong UMKM Go Digital
KUNINGANSATU.COM,- Potensi usaha mikro di pedesaan terus menjadi perhatian mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Kuningan (UM Kuningan). Salah satunya melalui kunjungan ke UMKM perajin tas anyaman plastik milik Ibu Atin di Dusun Neglasari, Desa Ciberung, Kecamatan Selajambe, Kabupaten Kuningan, Rabu (29/7/2026).
Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bagian dari program pemetaan potensi ekonomi desa sekaligus mendorong pengembangan UMKM berbasis digital. Mahasiswa ingin mengetahui secara langsung proses produksi, sistem pemasaran, hingga tantangan yang dihadapi pelaku usaha lokal agar dapat menyusun program pendampingan yang tepat sasaran.
Ibu Atin telah lama menggeluti usaha pembuatan tas anyaman berbahan plastik elastis. Seluruh produknya dibuat secara manual dengan beragam motif dan kombinasi warna yang menarik. Namun, proses produksi masih mengandalkan sistem pesanan sehingga tas baru dibuat ketika ada permintaan dari pelanggan.
Dalam wawancara bersama mahasiswa KKN, Ibu Atin mengungkapkan bahwa pemasaran produknya masih terbatas di lingkungan Desa Ciberung dan wilayah sekitarnya. Selama ini, promosi hanya dilakukan melalui aplikasi WhatsApp dan Facebook, sementara produknya belum dipasarkan melalui marketplace seperti Shopee maupun platform e-commerce lainnya.
Kondisi tersebut dinilai menjadi salah satu tantangan yang menghambat perluasan pasar. Padahal, dengan kualitas produk yang dimiliki, tas anyaman buatan Ibu Atin berpeluang menjangkau konsumen yang lebih luas apabila didukung strategi pemasaran digital yang tepat.
Salah seorang mahasiswa KKN UM Kuningan, Enjel Luciana Alfy, mengatakan bahwa kunjungan ini bertujuan menggali potensi UMKM desa sekaligus memberikan wawasan mengenai pentingnya transformasi digital bagi pelaku usaha.
“Produk lokal seperti tas anyaman ini memiliki kualitas yang baik dan layak dikenal lebih luas. Melalui pemanfaatan media sosial dan marketplace, kami berharap pelaku UMKM dapat memperluas jangkauan pemasaran sehingga penjualan ikut meningkat,” ujarnya.
Mahasiswa KKN juga berencana memberikan pendampingan sederhana terkait pemanfaatan platform digital sebagai media promosi dan penjualan. Langkah tersebut diharapkan mampu membantu pelaku UMKM beradaptasi dengan perkembangan teknologi sekaligus meningkatkan daya saing produk lokal.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Kuningan menegaskan komitmennya dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat desa. Sinergi antara inovasi digital dan potensi usaha lokal diharapkan mampu mendorong UMKM Desa Ciberung berkembang lebih pesat serta memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan perekonomian masyarakat.
















