Kera Liar Ganggu Warga Ciporang, Tanaman Rusak dan Warga Resah
KUNINGANSATU.COM,- Seekor kera liar dilaporkan meresahkan warga Kelurahan Ciporang, Kecamatan Kuningan, Minggu (8/2/2026) pagi. Hewan tersebut terlihat berkeliaran di depan rumah warga dan merusak tanaman hias, sehingga memicu kekhawatiran akan keselamatan penghuni rumah maupun masyarakat sekitar.
Laporan pertama disampaikan oleh seorang warga bernama Yani Rismayanti sekitar pukul 07.55 WIB ke call center UPT Pemadam Kebakaran Satpol PP Kabupaten Kuningan. Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas segera bergerak ke lokasi pada pukul 08.00 WIB dan tiba delapan menit kemudian.
Menurut keterangan pelapor, kera liar tersebut diduga datang dari area Tempat Pemakaman Umum (TPU) yang berada di sebelah barat rumahnya. Hewan itu sempat bertengger di atas pagar samping rumah sebelum akhirnya turun dan merusak tanaman di halaman depan.
“Awalnya sekitar pukul 07.30 WIB, kera itu ada di atas pagar. Karena takut membahayakan keluarga dan warga sekitar, saya langsung menghubungi petugas,” ujar Yani kepada petugas di lokasi.
Proses mitigasi dilakukan oleh empat personel Damkar Satpol PP selama kurang lebih 32 menit. Namun, dalam upaya penanganan tersebut, kera liar berhasil melarikan diri kembali ke area TPU yang dipenuhi pepohonan dan semak-semak, sehingga menyulitkan proses penangkapan dan evakuasi.
Meski kera tidak berhasil diamankan, petugas tetap memberikan edukasi kepada warga terkait langkah-langkah penanganan awal apabila kembali terjadi kejadian serupa. Warga diimbau untuk tidak memberi makan kera liar karena dapat membuat hewan tersebut terbiasa masuk ke area permukiman. Selain itu, kera dapat diusir dengan bunyi-bunyian keras seperti petasan atau alat sederhana lainnya.
Tidak ada korban jiwa maupun kerugian materiil yang dilaporkan dalam kejadian tersebut. Namun demikian, petugas mengingatkan bahwa keberadaan kera liar di lingkungan permukiman tetap berpotensi menimbulkan bahaya bagi warga.



















