Gadget Dikesampingkan, Siswa MTsN 12 Kuningan Hidupkan Lagi Permainan Masa Lalu

KUNINGANSATU.COM, – Suasana berbeda terlihat di lapangan MTsN 12 Kuningan, Kamis (23/7/2026). Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) 2026, ratusan peserta didik meninggalkan sejenak rutinitas belajar di kelas untuk mengikuti beragam permainan tradisional khas Jawa Barat yang dikemas dalam suasana penuh keceriaan.

Mengusung tema “Anak Bahagia, Jiwa Tangguh, Budaya Lestari”, kegiatan ini menjadi upaya madrasah menghadirkan ruang belajar yang menyenangkan sekaligus menanamkan nilai-nilai karakter melalui warisan budaya lokal.

Sejak pagi, para siswa tampak antusias mengikuti berbagai permainan tradisional. Gelak tawa dan semangat kebersamaan mewarnai setiap permainan yang tidak hanya menghibur, tetapi juga mengajarkan pentingnya kerja sama, sportivitas, kejujuran, disiplin, hingga kepedulian terhadap teman.

Pembina OSIS MTsN 12 Kuningan, Alni Noverawaty, mengatakan peringatan Hari Anak Nasional menjadi momentum untuk mengajak peserta didik tumbuh sebagai anak yang bahagia, memiliki karakter kuat, sekaligus mencintai budaya bangsa.

“Permainan tradisional menyimpan banyak nilai positif yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Melalui kegiatan ini, kami ingin anak-anak tidak melupakan budaya yang menjadi identitas bangsa,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan, Engkan Rusmana. Menurutnya, pendidikan karakter tidak selalu dilakukan melalui pembelajaran di dalam kelas, tetapi juga dapat dibangun lewat aktivitas yang menyenangkan dan melibatkan interaksi antarsiswa.

“Hari Anak Nasional menjadi kesempatan untuk menghadirkan pengalaman belajar yang edukatif, menyenangkan, dan mampu membentuk karakter peserta didik,” katanya.

Sementara itu, Kepala MTsN 12 Kuningan, Dodi Sofiyudin Muhdi, memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai permainan tradisional memiliki nilai pendidikan yang tetap relevan di tengah perkembangan teknologi dan budaya digital.

“Melalui permainan tradisional, anak-anak tidak hanya memperoleh hiburan, tetapi juga belajar tentang kebersamaan, menghargai aturan, membangun karakter, dan mencintai budaya bangsa,” tutur Dodi.

Peringatan Hari Anak Nasional di MTsN 12 Kuningan ini diharapkan menjadi pengingat bahwa pendidikan karakter dapat dibangun melalui cara-cara sederhana yang dekat dengan kehidupan anak. Selain melestarikan permainan tradisional, kegiatan ini juga menjadi langkah nyata madrasah dalam membentuk generasi yang bahagia, tangguh, berkarakter, dan bangga terhadap budaya Indonesia.

Deskripsi Iklan Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup