Enam Wartawan Kuningan Lulus UKW, Dua Di Antaranya Tembus Jenjang Utama

KUNINGANSATU.COM,- Jurnalis senior Siwindu.com, Mumuh Muhyiddin, berhasil meraih sertifikat Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Jenjang Utama, level tertinggi dalam standar kompetensi wartawan yang ditetapkan Dewan Pers. Prestasi tersebut diraih pada UKW Angkatan 78 yang digelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Jawa Barat di Kampus Politeknik Mardira Indonesia, Majalengka, selama 22–23 Juli 2026.

Keberhasilan Mumuh menjadi sorotan karena jenjang Utama merupakan tingkatan tertinggi yang hanya dapat diraih wartawan dengan pengalaman, kemampuan manajerial redaksi, pemahaman regulasi pers, wawasan kebangsaan, serta komitmen kuat terhadap Kode Etik Jurnalistik (KEJ). Sertifikasi ini juga menjadi salah satu syarat bagi wartawan yang akan mengemban tanggung jawab sebagai penanggung jawab redaksi maupun pemimpin redaksi media.

Bagi Mumuh, capaian tersebut menjadi buah dari perjalanan panjangnya di dunia jurnalistik. Sejak mengawali karier pada 2010, ia konsisten berkarya di bidang pemberitaan sekaligus aktif dalam berbagai kegiatan sosial. Di luar profesinya sebagai wartawan, Mumuh juga dikenal sebagai Ketua Karang Taruna Kabupaten Kuningan.

“Alhamdulillah, saya mengucapkan terima kasih kepada tim penguji dari PWI Pusat dan PWI Jawa Barat, serta jajaran PWI Kabupaten Kuningan yang terus memberikan dukungan. Pencapaian ini menjadi motivasi bagi saya untuk terus menjaga marwah profesi dan menghadirkan karya jurnalistik yang berkualitas serta mencerahkan masyarakat,” ujar Mumuh usai dinyatakan kompeten.

Ia mengungkapkan, proses ujian di jenjang Utama memiliki tantangan yang jauh lebih kompleks dibanding jenjang lainnya. Peserta tidak hanya diuji kemampuan jurnalistik, tetapi juga aspek kepemimpinan redaksi, pengelolaan media, hingga jejaring profesional.

Menurutnya, salah satu sesi yang paling menantang adalah pengujian jejaring. Dalam tahapan tersebut, tim penguji secara langsung menghubungi sejumlah tokoh maupun pejabat yang nomor teleponnya diberikan peserta untuk meminta penilaian mengenai integritas, profesionalisme, serta rekam jejak wartawan yang mengikuti UKW.

“Materinya lebih banyak mengarah pada manajerial keredaksian karena jenjang Utama diperuntukkan bagi penanggung jawab redaksi atau pemimpin redaksi. Selain itu ada uji jejaring, di mana penguji menghubungi langsung sejumlah tokoh untuk meminta penilaian terhadap peserta,” jelasnya.

Tak hanya Mumuh, jurnalis asal Kuningan lainnya juga menorehkan hasil membanggakan. Andini Rahmawati dari RRI dinyatakan kompeten di jenjang Utama. Sementara pada jenjang Madya, Ajun Mahrudin (Kuningan FM) dan Dadang Hendrayuda (Kamangkaranews.com) berhasil lulus. Adapun dua wartawan dari Kuninganmass.com, Didin Sanudin dan Muhammad Ragil Arraqib, dinyatakan kompeten di jenjang Muda.

Dengan demikian, seluruh enam peserta asal Kabupaten Kuningan yang mengikuti UKW Angkatan 78 berhasil lulus dan memperoleh predikat kompeten.

Ketua PWI Kabupaten Kuningan, Nunung Khazanah, mengapresiasi pencapaian tersebut. Ia berharap bertambahnya jumlah wartawan bersertifikat kompetensi dapat semakin meningkatkan kualitas dan profesionalisme pers di Kabupaten Kuningan.

“Semoga rekan-rekan wartawan yang telah lulus UKW semakin profesional dalam menyajikan informasi kepada masyarakat dengan tetap berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers,” katanya.

Keberhasilan para wartawan asal Kuningan turut berkontribusi terhadap tingginya tingkat kelulusan UKW PWI Jawa Barat Angkatan 77, 78, dan 79 Tahun 2026. Dari total 60 peserta yang mengikuti ujian, sebanyak 56 orang atau 93,33 persen dinyatakan kompeten. Prestasi tersebut menjadi sinyal positif bagi peningkatan kualitas sumber daya insan pers di Jawa Barat, khususnya di Kabupaten Kuningan.

Deskripsi Iklan Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup