Kisah Inspiratif Kankan, Kreator TikTok dari Kuningan

KUNINGANSATU.COM,- Ketekunan dan suara musik menjadi jalan yang mengangkat nama Kakan Kandarsyah, sebagai salah satu kreator TikTok paling menonjol dari Kuningan. Meski menyandang tunanetra, pria 36 tahun ini mampu membangun ruang kreatif yang konsisten, hangat, dan inspiratif bagi ribuan pengikutnya. Dalam wawancara pada Senin (1/12/2025), Kankan menceritakan perjalanan hidup yang penuh titik balik hingga akhirnya menemukan tempatnya di dunia digital.
Kankan lahir dan besar di Tasikmalaya hingga menyelesaikan pendidikan sekolah dasar. Minat besarnya terhadap musik sudah tampak sejak kecil.
“Sejak SD saya sudah suka musik. Makanya waktu pindah ke Bandung, tujuan saya memang ingin lebih serius di bidang itu,” ujarnya.
Setelah menikah pada 2014, ia memilih menetap di Kabupaten Kuningan. Sebelum aktif di TikTok, Kankan bekerja di Jakarta. Namun pandemi COVID-19 menjadi titik balik yang mengubah arah hidupnya. Ia harus kembali ke Kuningan dan memulai kembali dari nol.
“Pandemi itu titik balik buat saya. Saya memilih berdamai dengan keadaan dan mencoba dunia digital,” katanya.
TikTok menjadi platform yang ia seriusi mulai akhir 2022 hingga awal 2023. Di sana, ia menggabungkan kemampuan bermusik dengan interaksi langsung bersama penonton. Ia konsisten melakukan live dua kali sehari, pada pukul 07.00 dan 19.00, meski jadwal itu sesekali berubah.
“Di TikTok itu harus fleksibel. Jadi saya menyesuaikan dengan algoritma juga,” ucapnya.
Pada awalnya, Kankan hanya melakukan live dari dalam rumah. Namun sejak 2024-2025, ia mulai sering melakukan live di luar ruangan. Respons penonton pun sangat positif.
“Ternyata orang-orang, terutama yang merantau, suka lihat suasana Kuningan. Katanya jadi obat rindu,” tuturnya.
Meski begitu, musik tetap menjadi jembatan utama dalam setiap siarannya. Ia memainkan gitar, keyboard, hingga piano sembari berinteraksi dengan penonton.
“Musik itu hidup saya. Lewat TikTok, saya bisa tetap berkarya dan berbagi,” katanya.
Konsistensi dan keberaniannya beradaptasi membuat Kankan terus berkembang sebagai kreator yang dicintai. Perjalanannya menunjukkan bahwa kreativitas tidak pernah terhenti oleh keadaan, justru tumbuh dari keberanian menghadapi perubahan.
“Yang penting itu berani mencoba. Keterbatasan bukan alasan untuk berhenti,” tegasnya, menutup wawancara.


















