Halal Bihalal PKS Kuningan 2026: Pesan Tegas Soal Kepemimpinan dan Anti Tren Viral

KUNINGANSATU.COM,- Momentum Halal Bihalal 1447 Hijriah yang digelar Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Kuningan di Sabilulungan Building, Jalan Ir. H. Juanda No. 3, Cijoho, Minggu (5/4/2026), menjadi ajang mempererat silaturahmi sekaligus refleksi pasca-Ramadan bagi jajaran pengurus dan kader.

Kegiatan yang dihadiri unsur DPC PKS Kuningan serta Bupati dan Wakil Bupati Kuninganini berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Selain menjadi tradisi tahunan, Halal Bihalal kali ini juga disebut sebagai sesi lanjutan dari pertemuan sebelumnya yang digelar lebih terbatas.

Ketua DPC PKS Kuningan, Dwi Basyuni Natsir, dalam sambutannya menekankan bahwa Halal Bihalal bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk syukur atas keberhasilan menjalani “pendidikan” Ramadan selama sebulan penuh.

“Ramadan mengajarkan hal-hal yang substantif, bukan sekadar mengikuti tren. Ini penting, termasuk dalam kepemimpinan dan kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan agar para pemimpin tidak terjebak dalam arus popularitas di media sosial yang kerap tidak mencerminkan nilai substansi. Menurutnya, kerja-kerja besar pembangunan seringkali kalah sorotan dibanding hal-hal yang bersifat hiburan.

“Tidak semua yang viral itu bernilai di sisi Allah. Maka pemimpin harus tetap berpegang pada prinsip dan visi misi, bukan sekadar mengikuti tren,” katanya.

Sementara itu, Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar yang turut hadir menyampaikan apresiasi atas konsistensi PKS dalam menjaga kebersamaan dan komunikasi politik yang sejuk.

Dalam sambutannya, ia menilai Halal Bihalal sebagai momentum “recharge” spiritual setelah Ramadan, sekaligus pengingat bahwa jabatan adalah amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

“Idulfitri bukan sekadar perayaan, tapi proses kembali ke fitri. Kita diingatkan bahwa jabatan ini adalah titipan, bukan untuk dibanggakan, tetapi untuk melayani masyarakat,” ucapnya.

Ia juga mengungkapkan capaian pembangunan selama satu tahun terakhir, mulai dari penurunan angka kemiskinan, perbaikan infrastruktur jalan, hingga peningkatan pertumbuhan ekonomi daerah. Meski demikian, ia meminta masyarakat bersabar karena proses pembangunan masih terus berjalan.

“Kami bekerja dalam sunyi, tapi hasilnya mulai terasa. Ini berkat dukungan semua pihak, termasuk PKS,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bupati menegaskan pentingnya menjaga soliditas antara pemerintah daerah dan partai politik sebagai mitra strategis dalam membangun Kuningan. Ia menyebut kebersamaan dan silaturahmi sebagai kunci utama keberhasilan.

Acara ditutup dengan saling bermaafan dan doa bersama, dengan harapan nilai-nilai Ramadan tetap terjaga dalam kehidupan sehari-hari serta menjadi energi positif untuk mewujudkan visi Kuningan yang lebih maju dan sejahtera.

Deskripsi Iklan Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup