Gudang Plastik di Cilombang Terbakar, Api Berkobar Hampir 3 Jam

KUNINGANSATU.COM,- Sebuah gudang plastik di wilayah Cilombang Ciawigebang, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, dilalap si jago merah pada Rabu malam (14/1/2026). Peristiwa kebakaran tersebut mengakibatkan kerugian material yang ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
Kebakaran terjadi sekitar pukul 20.50 WIB di sebuah gudang plastik milik H. Warsan yang berlokasi di desa Cipancur , Kecamatan Kalimanggis. Gudang berukuran kurang lebih 12 x 10 meter persegi itu diketahui menyimpan berbagai bahan plastik yang mudah terbakar.
Menurut keterangan saksi sekaligus pegawai gudang, Abdul Ajid, saat kejadian gudang dalam keadaan kosong. Ia bersama dua rekannya, Syaiful dan Didin, sempat meninggalkan lokasi untuk mencari makan dan mengunci gudang.
“Sekitar sepuluh menit setelah kami pergi, saat kembali gudang sudah terbakar. Api cepat membesar karena isinya plastik,” ujar Abdul Ajid.
Warga sekitar sempat berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya. Namun karena kobaran api semakin membesar, pihak gudang kemudian melaporkan kejadian tersebut ke UPT Pemadam Kebakaran Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Kuningan sekitar pukul 21.00 WIB.
Menindaklanjuti laporan itu, Kepala UPT Pemadam Kebakaran Satpol PP Kabupaten Kuningan langsung mengerahkan 10 personel regu piket (Regu 3) ke lokasi kejadian. Dua unit kendaraan pemadam (randis pancar) diterjunkan ke lokasi, dibantu satu unit water supply milik BPBD Kabupaten Kuningan.
Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 21.25 WIB dan langsung melakukan upaya pemadaman. Proses pemadaman dan pendinginan berlangsung cukup lama, hingga sekitar pukul 00.25 WIB, atau hampir tiga jam, lantaran banyaknya bahan mudah terbakar serta keterbatasan suplai air.
“Hambatan utama kami adalah banyaknya material plastik yang mudah terbakar serta akses air yang cukup jauh dan terbatas,” kata salah satu petugas di lokasi.
Dari hasil pendataan sementara, kebakaran diduga kuat dipicu oleh arus pendek atau korsleting listrik. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Kerugian material ditaksir mencapai sekitar Rp540 juta, yang terdiri dari kerugian barang dagangan senilai kurang lebih Rp300 juta dan kerusakan bangunan gudang sebesar Rp240 juta.
Proses pemadaman turut melibatkan sejumlah unsur, antara lain anggota Polres Kuningan, Polsek Ciawigebang, Koramil Ciawigebang, BPBD Kabupaten Kuningan, petugas PLN, serta warga setempat.
Pihak berwenang mengimbau para pelaku usaha dan masyarakat untuk lebih memperhatikan aspek keselamatan instalasi listrik, terutama pada bangunan yang menyimpan bahan mudah terbakar, guna mencegah terulangnya kejadian serupa.


















