Gas Bocor di Pesantren Kuningan Nyaris Picu Kebakaran Besar, Ini Kronologinya

KUNINGANSATU.COM,- Aktivitas pagi di dapur Pesantren Nurul Huda, Kelurahan Windusengkahan, Kecamatan Kuningan, sempat diwarnai kepanikan akibat kebocoran gas yang memicu munculnya api, Minggu (19/4/2026).

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 07.30 WIB saat seorang warga, Eka (52), tengah memasak. Ia tiba-tiba mencium bau gas disertai suara mendesis dari tabung gas 12 kilogram yang digunakan. Tak berselang lama, api muncul dan menyambar dari area tabung.

Upaya awal sempat dilakukan dengan menggunakan kain basah, namun kobaran api tak kunjung padam. Khawatir api membesar, seorang saksi bernama Suherman (22) segera menghubungi petugas pemadam kebakaran.

Petugas UPT Damkar Satpol PP Kabupaten Kuningan menerima laporan pukul 07.40 WIB dan langsung bergerak menuju lokasi lima menit kemudian. Tim tiba pukul 07.50 WIB dan berhasil memadamkan api dalam waktu singkat, sekitar lima menit, menggunakan alat pemadam api ringan (APAR).

“Penanganan dilakukan oleh empat personel dibantu satu anggota kepolisian serta santri setempat. Api berhasil dikendalikan sebelum merambat ke bangunan lain,” demikian keterangan petugas di lokasi.

Dari hasil pemeriksaan sementara, kebakaran diduga berasal dari kebocoran pada selang gas yang kemudian tersambar api kompor yang masih menyala.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, kerugian material diperkirakan mencapai Rp200 ribu, berupa kerusakan pada regulator dan selang gas.

Petugas juga mencatat sejumlah kendala saat penanganan, di antaranya akses jalan menuju lokasi yang sempit serta minimnya sarana proteksi kebakaran di lingkungan pesantren.

Pihak Damkar mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran, khususnya yang bersumber dari instalasi gas dan listrik. Pemeriksaan rutin terhadap selang dan regulator gas serta penggunaan perangkat listrik berstandar menjadi langkah penting untuk mencegah kejadian serupa.

Deskripsi Iklan Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup