Crime Rate Kuningan Cuma 18, Paling Aman di Metropolitan Rebana!

KUNINGANSATU.COM,- Kabupaten Kuningan dinobatkan sebagai wilayah paling aman di kawasan Metropolitan Rebana. Data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan daerah ini mencatat tingkat kriminalitas terendah dibandingkan wilayah lain di Jawa Barat bagian timur.
Sepanjang tahun 2024, crime rate di Kabupaten Kuningan hanya mencapai 18 kasus per 100.000 penduduk. Angka tersebut jauh berada di bawah rata-rata Jawa Barat yang berada di kisaran 62 kasus per 100.000 penduduk, sekaligus menempatkan Kuningan sebagai salah satu daerah paling aman di tingkat provinsi.
Berdasarkan data BPS, dari total populasi sekitar 1,21 juta jiwa, jumlah tindak kejahatan yang tercatat di Kabupaten Kuningan selama satu tahun hanya 224 kasus. Jumlah ini lebih rendah dibanding Kabupaten Majalengka yang mencatat lebih dari 300 kasus, serta sangat kontras dengan Kabupaten Indramayu dan Kota Cirebon yang memiliki tingkat kriminalitas jauh lebih tinggi.
Kepala BPS Jawa Barat, Darwis Sitorus, menjelaskan bahwa crime rate merupakan indikator penting untuk mengukur tingkat risiko keamanan suatu wilayah karena dihitung berdasarkan perbandingan jumlah kejahatan dengan total penduduk.
Menurut Darwis, rendahnya kriminalitas di Kuningan mencerminkan kondisi sosial yang relatif stabil. Wilayah dengan kepadatan penduduk yang tidak terlalu tinggi, ikatan sosial yang kuat, serta aktivitas ekonomi yang tidak terpusat dinilai cenderung memiliki tingkat keamanan lebih baik.
“Wilayah seperti Kuningan memiliki karakteristik tersebut, sehingga tingkat kriminalitasnya relatif rendah,” ujar Darwis, Jumat (19/12/2025).
Sebaliknya, kawasan perkotaan di Metropolitan Rebana menunjukkan pola yang berbeda. Kota Cirebon tercatat sebagai daerah dengan tingkat kriminalitas tertinggi di kawasan tersebut, dengan crime rate mencapai 124 kasus per 100.000 penduduk. Tingginya mobilitas masyarakat, aktivitas perdagangan, serta arus keluar-masuk penduduk disebut menjadi faktor yang memengaruhi kondisi keamanan.
Perbedaan tingkat kriminalitas antarwilayah ini menunjukkan bahwa persoalan keamanan tidak semata ditentukan oleh jumlah penduduk atau luas wilayah, melainkan juga oleh karakter sosial dan aktivitas ekonomi masyarakat.
Dengan situasi keamanan yang relatif kondusif, Kabupaten Kuningan dinilai memiliki daya tarik lebih bagi masyarakat, khususnya menjelang libur Natal dan Tahun Baru 2026. Lingkungan yang aman, suasana agraris, serta stabilitas sosial menjadi modal penting bagi Kuningan sebagai destinasi wisata keluarga.
BPS menilai data kriminalitas tersebut dapat menjadi rujukan strategis bagi pemerintah daerah, baik untuk menjaga stabilitas wilayah yang sudah aman maupun sebagai dasar penyusunan kebijakan pengendalian kejahatan di daerah dengan tingkat risiko lebih tinggi.***


















