Bupati Kuningan Monitoring Uji JPT, Tekankan Proses Harus Objektif

KUNINGANSATU.COM,- Pemerintah Kabupaten Kuningan terus memastikan proses seleksi pejabat berjalan objektif dan berkualitas. Hal itu terlihat dalam kegiatan monitoring pelaksanaan Uji Kompetensi Teknis tahapan wawancara yang digelar pada 23–24 April 2026 di UPTD Pengelola Fasilitas Pengembangan SDM BKPSDM Kabupaten Kuningan, Kamis (23/4/2026).

Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, hadir langsung meninjau jalannya proses wawancara yang menjadi bagian penting dalam seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama. Tahapan ini merupakan lanjutan dari penilaian sebelumnya, termasuk uji makalah yang telah dilakukan peserta.

“Wawancara ini merupakan pendalaman dari makalah yang sebelumnya sudah diuji oleh tim manajemen talenta, melibatkan profesional independen, akademisi hingga profesor dari berbagai unsur, termasuk dari provinsi dan perguruan tinggi,” ujar Dian di sela kegiatan.

Ia menegaskan, penerapan manajemen talenta dalam seleksi pejabat bukan sekadar prosedur formal, melainkan bagian dari strategi jangka panjang pembangunan daerah. Menurutnya, proses ini menjadi langkah penting untuk menyiapkan sumber daya manusia unggul di lingkungan birokrasi.

“Bagi saya, ini adalah investasi masa depan Kuningan. Kita ingin memastikan bahwa pejabat yang terpilih benar-benar melalui sistem seleksi yang baik, serta mampu bekerja secara profesional dan proporsional,” katanya.

Monitoring kegiatan ini juga dihadiri unsur legislatif. Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Kuningan, Rohaman, turut melakukan pengawasan langsung terhadap jalannya proses seleksi.

Rohaman menjelaskan, kehadirannya merupakan bagian dari fungsi pengawasan DPRD terhadap proses pengisian jabatan strategis di lingkungan pemerintah daerah.

“Kami hadir untuk monitoring. Harapannya sama, melalui manajemen talenta ini bisa menghasilkan pejabat JPT Pratama yang berkualitas dan sesuai dengan kompetensinya masing-masing,” ujarnya.

Ia menambahkan, meski hadir seorang diri, hal itu tidak mengurangi substansi pengawasan yang dilakukan.

“Kebetulan pimpinan sedang ada agenda lain,” singkatnya.

Melalui tahapan wawancara ini, Pemkab Kuningan berharap dapat menjaring kandidat terbaik yang tidak hanya unggul secara administratif, tetapi juga memiliki kapasitas kepemimpinan dan integritas dalam menjalankan tugas pemerintahan.

Proses seleksi JPT Pratama sendiri menjadi salah satu upaya reformasi birokrasi, dengan menekankan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan profesionalisme dalam penempatan pejabat publik.

Deskripsi Iklan Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup