Beredar Isu Tim Gedung Merah Putih Menetap di Kuningan, Benarkah Ada Target OTT?
KUNINGANSATU.COM – Berbagai operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap sejumlah kepala daerah dalam beberapa waktu terakhir kembali menyita perhatian publik. Di tengah meningkatnya kewaspadaan terhadap aktivitas lembaga antirasuah tersebut, kini muncul isu yang berkembang di Kabupaten Kuningan mengenai keberadaan sejumlah orang yang diduga berasal dari Gedung Merah Putih.
Informasi yang dihimpun KuninganSatu.com menyebutkan, isu tersebut telah menjadi perbincangan hangat di lingkungan birokrasi Pemerintah Kabupaten Kuningan. Kabar itu bahkan disebut telah menyebar di kalangan pejabat mulai dari eselon II, eselon III, eselon IV, Wartawan, hingga Aktivis.
Salah seorang warga Kabupaten Kuningan, Erlan, mengaku turut mendengar kabar yang beredar tersebut. Menurut informasi yang diterimanya, sejumlah orang yang disebut-sebut berasal dari Gedung Merah Putih itu dikabarkan mengontrak tiga unit rumah sekaligus di kompleks perumahan yang ia tinggali saat ini.
“Sempet rame pas ngobrol sama warga lainnya pas ronda malam. Informasinya mereka mengontrak tiga rumah cuma tidak tahu bener apa enggaknya. Itu yang sekarang ramai dibicarakan,” ujar Erlan kepada KuninganSatu.com, Kamis (30/7/2026).
Berdasarkan informasi yang dihimpun KuninganSatu.com dari sejumlah sumber, isu tersebut mulai berkembang setelah seorang pejabat yang tinggal di kompleks perumahan tersebut dikabarkan sempat didatangi beberapa orang yang menanyakan rumah kontrakan. Dalam pertemuan singkat itu, pejabat tersebut mengaku tidak sengaja melihat kartu identitas (ID Card) yang dikenakan salah seorang dari rombongan dan menduga terdapat logo KPK pada kartu identitas tersebut.
Meski demikian, KuninganSatu.com belum dapat memverifikasi apakah kartu identitas yang dimaksud merupakan identitas resmi KPK maupun identitas orang yang mengenakannya. Hingga berita ini diterbitkan juga belum terdapat bukti yang dapat memastikan bahwa rombongan tersebut merupakan pegawai ataupun petugas Komisi Pemberantasan Korupsi.
Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Kuningan, I Putu Bagiasna, mengaku juga telah mendengar isu yang beredar di lingkungan pejabat. Namun, ia menegaskan tidak mengetahui apakah informasi tersebut benar atau tidak.
“Saya juga sempat mendengar, tapi itu hanya isu yang sekarang beredar. Soal benar atau tidaknya saya juga tidak tahu,” katanya, Jum’at (31/7/2026).
Ramainya isu tersebut dinilai tidak terlepas dari meningkatnya perhatian publik terhadap berbagai penindakan KPK terhadap kepala daerah di sejumlah wilayah Indonesia. Kondisi tersebut membuat setiap informasi yang dikaitkan dengan keberadaan petugas KPK di suatu daerah kerap menjadi perhatian sekaligus memunculkan berbagai spekulasi.
Hingga berita ini diterbitkan, informasi mengenai isu tersebut masih dalam tahap penelusuran. KuninganSatu.com terus melakukan verifikasi kepada berbagai sumber yang mengetahui informasi dimaksud dan akan memperbarui pemberitaan apabila diperoleh fakta-fakta baru yang dapat dipertanggungjawabkan.***















