Sistem Gilir Jadi Strategi Jaga Pasokan Air Waduk Kuningan ke Brebes
KUNINGANSATU.COM,- Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air dan Penataan Ruang (PSDAPR) Kabupaten Brebes memastikan langkah pengaturan distribusi air melalui sistem gilir menjadi strategi utama untuk menjaga ketersediaan pasokan dari Waduk Kuningan di tengah penurunan volume air.
Kabid Irigasi dan Air Baku PSDAPR Brebes, Agus Riyanto, mengatakan saat ini volume air di Waduk Kuningan tercatat sebesar 12.215.955 meter kubik, berdasarkan data per 29 September 2025. Angka tersebut turun hampir separuh dari kapasitas normal waduk yang mencapai lebih dari 24 juta meter kubik.
“Melihat kondisi volume air yang ada saat ini insyaallah aliran air ke Brebes dari Waduk Kuningan masih ada. Walaupun ada sistem gilir,” ujarnya, dikutip dari radartegal.com, Rabu (1/10/2025).
Agus menjelaskan, sistem gilir air yang diterapkan berupa lima hari mengalir dan tiga hari mati, dan sudah diberlakukan sejak 2 Agustus 2025. Pola ini dinilai efektif menjaga keberlangsungan pasokan air bagi para petani di musim kemarau basah.
“Insyaallah hingga November nanti pasokan air masih ada. Dan menurut BMKG November nanti sudah musim penghujan,” terangnya.
Ia menambahkan, kondisi cuaca yang masih tergolong basah turut membantu menjaga stabilitas suplai air di sejumlah wilayah. Bahkan, para petani di Brebes diperkirakan dapat memulai musim tanam bawang merah pada November mendatang.
“Kalau dilihat dari pasokan dari Waduk Kuningan, pasokan air insyaallah aman,” dia menegaskan.***
















