Dua Pekan Tinggalkan Kelas, 30 Siswa SMAN 1 Cigugur Terjun ke Dunia Kerja
KUNINGANSATU.COM,- Sebanyak 30 siswa kelas XI SMAN 1 Cigugur mendapatkan pengalaman berbeda dalam proses pembelajaran. Mereka diterjunkan langsung ke lingkungan pemerintahan melalui program Internship Program atau praktik kerja di enam kantor kelurahan di Kabupaten Kuningan.
Program yang berlangsung selama dua pekan, mulai 26 Oktober hingga 6 November 2026 tersebut, menjadi upaya sekolah mengenalkan dunia kerja kepada siswa sejak masih duduk di bangku sekolah.
Keenam kelurahan yang menjadi lokasi magang yakni Cigugur, Cigadung, Cijoho, Ciporang, Kuningan, dan Purwawinangun. Di tempat tersebut, para siswa berkesempatan mengenal secara langsung aktivitas perkantoran, mulai dari administrasi, pengelolaan dokumen, komunikasi, hingga pelayanan kepada masyarakat.
Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi pembelajaran Projek Kreatif dan Kewirausahaan (PKWU), khususnya pada bidang perkantoran. Melalui praktik tersebut, siswa tidak hanya mendapatkan materi secara teori, tetapi juga merasakan bagaimana suasana dan tanggung jawab dalam lingkungan kerja sesungguhnya.
Plt. Kepala SMAN 1 Cigugur, Mohamad Muhtar, S.Pd., M.Pd., mengatakan, program tersebut dirancang untuk memberikan pengalaman nyata kepada peserta didik sekaligus memperluas wawasan mereka mengenai dunia profesional.
“Kegiatan ini merupakan aplikasi pembelajaran PKWU bidang perkantoran sehingga dapat mengenalkan siswa dengan dunia kerja di bidang perkantoran. Selanjutnya, kegiatan ini secara langsung memberikan pengalaman eksklusif bagi mereka dan memperluas jejaring dengan dunia luar,” ungkapnya.
Menurut Muhtar, pengalaman terjun langsung ke lingkungan kerja memiliki nilai penting bagi perkembangan siswa. Mereka tidak hanya belajar mengenai pekerjaan administratif, tetapi juga dilatih membangun kedisiplinan, tanggung jawab, kemandirian, serta kemampuan berkomunikasi dan beradaptasi.
Selama mengikuti program, siswa juga diperkenalkan dengan etika profesional, ketepatan waktu, kerja sama tim, dan pola pelayanan publik. Kompetensi tersebut dinilai penting sebagai bekal menghadapi tantangan setelah menyelesaikan pendidikan.
Pemilihan kantor kelurahan sebagai lokasi praktik juga menjadi bagian dari upaya sekolah membangun hubungan dengan lingkungan pemerintahan. Melalui kolaborasi ini, siswa dapat mengenal lebih dekat fungsi pelayanan publik sekaligus memahami peran aparatur pemerintahan dalam melayani masyarakat.
Pihak SMAN 1 Cigugur pun menyampaikan apresiasi kepada jajaran Kelurahan Cigugur, Cigadung, Cijoho, Ciporang, Kuningan, dan Purwawinangun yang telah menerima serta memberikan pendampingan kepada para peserta selama program berlangsung.
Melalui kegiatan tersebut, sekolah berharap para siswa memiliki bekal keterampilan praktis dan pengalaman yang dapat menunjang masa depan mereka, baik ketika melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi maupun saat memasuki dunia kerja.
Program magang ini sekaligus menjadi gambaran bahwa proses pembelajaran tidak harus terbatas di dalam ruang kelas. Pengalaman berinteraksi langsung dengan lingkungan profesional dapat menjadi ruang bagi siswa untuk mengembangkan kemampuan sekaligus mengenali potensi diri.















