Update Harga Pangan Kuningan Hari Ini, Cabai dan Tomat Alami Kenaikan

KUNINGANSATU.COM,- Perkembangan harga kebutuhan pokok di Kabupaten Kuningan kembali mengalami perubahan. Berdasarkan data pemantauan harga pangan tingkat konsumen yang dirilis Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (Diskatan) Kabupaten Kuningan pada Minggu, (15/03/26), sejumlah komoditas tercatat mengalami kenaikan, terutama pada komoditas cabai dan tomat.

Kenaikan paling terlihat terjadi pada tomat, yang saat ini dijual di kisaran Rp12.000 hingga Rp15.000 per kilogram, naik sekitar Rp3.000 dibandingkan harga sebelumnya yang berada di angka Rp12.000 per kilogram.

Selain tomat, beberapa jenis cabai juga mengalami kenaikan harga. Cabai merah keriting dan cabai merah besar kini berada di kisaran Rp40.000 hingga Rp50.000 per kilogram, atau naik sekitar Rp10.000 dari harga sebelumnya. Hal serupa terjadi pada cabai rawit hijau yang kini dijual Rp50.000 hingga Rp60.000 per kilogram, naik sekitar Rp10.000.

Sementara itu, cabai rawit merah masih bertahan di harga tinggi, yakni di kisaran Rp90.000 hingga Rp100.000 per kilogram, meski tidak mengalami perubahan dibandingkan hari sebelumnya.

Di sisi lain, harga komoditas utama seperti beras premium relatif stabil di kisaran Rp14.500 hingga Rp15.000 per kilogram, sedangkan beras medium berada pada rentang Rp13.500 hingga Rp14.000 per kilogram. Untuk beras SPHP, harga tercatat tetap di angka Rp12.000 per kilogram.

Komoditas lain seperti bawang merah berada di kisaran Rp40.000 hingga Rp45.000 per kilogram, sementara bawang putih dijual sekitar Rp36.000 hingga Rp40.000 per kilogram.

Pada komoditas protein hewani, daging sapi masih bertahan di harga sekitar Rp130.000 per kilogram. Sedangkan daging ayam ras dijual di kisaran Rp40.000 hingga Rp42.000 per kilogram, dan telur ayam ras berada di rentang Rp30.000 hingga Rp31.000 per kilogram.

Untuk bahan pokok lainnya, gula pasir tercatat di kisaran Rp17.500 hingga Rp18.000 per kilogram, sedangkan minyak goreng kemasan berada pada harga Rp20.000 hingga Rp21.000 per liter. Minyak goreng curah dijual sekitar Rp17.550 hingga Rp18.900 per liter, dan Minyak Kita tetap berada di harga Rp15.700 per liter.

Pemantauan harga ini dilakukan secara rutin oleh pemerintah daerah sebagai upaya memastikan stabilitas harga pangan di tingkat konsumen, terutama menjelang meningkatnya kebutuhan masyarakat selama bulan Ramadan.

Pemerintah daerah juga mengimbau masyarakat untuk tetap bijak dalam berbelanja serta tidak melakukan pembelian berlebihan agar stabilitas pasokan dan harga tetap terjaga di pasaran.

Deskripsi Iklan Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup