Dari Pocong Keliling sampai Kolor Ijo, Ini Sosok Hantu Viral Paling Fenomenal di Indonesia
KUNINGANSATU.COM – Isu “pocong keliling” kembali membuat warga resah setelah sejumlah unggahan di media sosial menyebut adanya sosok menyerupai pocong berkeliaran di kawasan permukiman pada malam hari. Narasi tersebut bahkan dikaitkan dengan dugaan modus kriminal dan aksi menakut-nakuti warga.
Dilansir dari Detikcom, warga Depok sempat digegerkan dengan foto sosok diduga pocong yang beredar di grup WhatsApp warga. Polisi kemudian turun tangan melakukan pengecekan dan meminta masyarakat tidak mudah percaya terhadap kabar yang belum terverifikasi.
Fenomena hantu viral sebenarnya bukan hal baru di Indonesia. Dari masa ke masa, berbagai urban legend pernah menghebohkan masyarakat dan bahkan memicu kepanikan publik. Beberapa di antaranya tidak hanya menjadi cerita horor, tetapi juga sempat dikaitkan dengan modus kriminal, prank berlebihan, hingga penyebaran hoaks.
Pocong, Ikon Horor Paling Populer di Indonesia
Pocong menjadi salah satu sosok hantu paling dikenal di Indonesia. Sosok ini digambarkan sebagai mayat yang dibungkus kain kafan putih dengan bagian kepala dan kaki terikat tali.
Dalam budaya masyarakat Jawa dan Sunda, pocong dipercaya sebagai arwah yang belum sempurna proses pemakamannya atau masih memiliki urusan yang belum selesai di dunia.
Popularitas pocong meningkat drastis sejak era film horor dan sinetron tahun 2000-an. Film seperti “Pocong”, “Mumun”, hingga berbagai tayangan uji nyali televisi membuat sosok ini semakin melekat dalam budaya populer Indonesia.
Di media sosial Reddit, sejumlah pengguna bahkan menyebut pocong sebagai “maskot horor Indonesia” karena hampir selalu muncul dalam cerita mistis modern. (reddit.com)
Kolor Ijo, Urban Legend yang Pernah Bikin Warga Ketakutan
Sebelum pocong kembali viral, Indonesia pernah digemparkan oleh fenomena Kolor Ijo pada awal tahun 2000-an.
Dilansir dari jurnal ilmiah “Urban Legend Kolor Ijo: Konstruksi Ketakutan di Jakarta 2003-2005” yang diterbitkan Socio Historica Journal UIN Jakarta, Kolor Ijo digambarkan sebagai pria bertubuh besar, berbulu lebat, dan hanya mengenakan celana dalam hijau. (journal.uinjkt.ac.id)
Dalam cerita yang berkembang di masyarakat, sosok ini dipercaya memiliki ilmu hitam dan mampu membuat penghuni rumah tertidur sebelum melakukan pencurian atau kekerasan seksual terhadap perempuan.
Fenomena Kolor Ijo saat itu begitu besar hingga banyak warga melakukan ronda malam karena takut didatangi sosok misterius tersebut.
Dilansir dari Liputan6.com, Kolor Ijo disebut menjadi salah satu urban legend paling menyeramkan pada era 2000-an karena dikaitkan dengan gangguan terhadap perempuan yang tidur sendirian. (liputan6.com)
Babi Ngepet yang Pernah Viral Nasional
Selain Kolor Ijo, masyarakat Indonesia juga pernah dihebohkan dengan fenomena Babi Ngepet.
Urban legend ini dipercaya sebagai manusia yang menggunakan ilmu hitam untuk berubah menjadi babi demi mencuri uang warga pada malam hari.
Fenomena tersebut kembali viral pada tahun 2021 setelah warga Depok menangkap seekor babi yang disebut sebagai jelmaan pencuri uang gaib.
Namun dilansir dari Kompas TV, polisi akhirnya mengungkap bahwa kasus tersebut hanyalah rekayasa dan hoaks yang sengaja dibuat agar kampung mereka viral. (kompas.tv)
Kuntilanak dan Genderuwo Tak Pernah Hilang dari Budaya Pop
Nama Kuntilanak juga menjadi salah satu urban legend paling populer di Indonesia.
Sosok perempuan berambut panjang berpakaian putih ini dipercaya muncul di tempat sepi dengan suara tertawa menyeramkan.
Kuntilanak tetap eksis dari era film Suzanna hingga podcast horor, YouTube, dan TikTok modern.
Sementara itu, Genderuwo digambarkan sebagai sosok besar berbulu hitam dengan wajah menyeramkan. Dalam cerita rakyat Jawa, Genderuwo dipercaya menghuni tempat-tempat angker seperti pohon besar, bangunan kosong, dan area sepi.
Kedua sosok tersebut hingga kini masih menjadi ikon utama film horor Indonesia.
Suster Ngesot hingga Jailangkung Pernah Jadi Fenomena
Indonesia juga pernah diramaikan oleh sosok Suster Ngesot yang populer lewat film horor awal 2000-an.
Sosok perawat menyeramkan yang bergerak menyeret tubuhnya itu sempat membuat banyak rumah sakit tua dianggap angker oleh masyarakat.
Selain itu ada pula Jailangkung, permainan pemanggil arwah menggunakan boneka dari batok kelapa yang sangat populer di kalangan remaja era 1990 hingga 2000-an.
Permainan tersebut bahkan diangkat menjadi film layar lebar dan menjadi bagian dari budaya horor populer Indonesia.
Viral di Media Sosial hingga Jadi Modus Kriminal
Fenomena urban legend di Indonesia kini berkembang lebih cepat karena pengaruh media sosial seperti TikTok, YouTube, Facebook, hingga WhatsApp.
Cerita mistis yang dulu hanya menyebar dari mulut ke mulut kini dapat viral hanya dalam hitungan jam.
Namun aparat kepolisian mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap isu mistis yang belum jelas kebenarannya.
Selain memicu keresahan publik, tidak sedikit fenomena “hantu viral” di Indonesia yang akhirnya berubah menjadi prank berlebihan, penyebaran hoaks, hingga modus tindak kriminal dengan memanfaatkan ketakutan masyarakat.***
















