Penutupan Foundation 2026 Kuningan Futsal League, Wabup Tekankan Sportivitas Pelajar
KUNINGANSATU.COM,- Atmosfer kompetisi dan sportivitas mewarnai Penutupan Foundation 2026 Kuningan Futsal League yang digelar di GOR Ewangga Kuningan, Selasa (3/2/2026). Turnamen futsal antar pelajar se-Kabupaten Kuningan ini resmi ditutup oleh Wakil Bupati Kuningan, Tuti Andriani, sekaligus menandai berakhirnya rangkaian pertandingan lintas jenjang pendidikan.
Ajang yang diikuti peserta dari kategori SD, SMP, hingga SMA sederajat ini menjadi salah satu event olahraga pelajar terbesar di Kuningan pada awal tahun 2026. Sejak awal pelaksanaan, turnamen mendapat sambutan positif dari masyarakat dan sekolah-sekolah yang turut ambil bagian.
Wakil Bupati Kuningan, Tuti Andriani, menegaskan bahwa Foundation 2026 Kuningan Futsal League tidak hanya berorientasi pada prestasi, tetapi juga pembentukan karakter generasi muda.
“Olahraga mengajarkan kejujuran, disiplin, dan kerja sama. Nilai-nilai ini sangat penting dalam membentuk pemuda Kuningan yang tangguh dan berakhlak,” kata Tuti Andriani saat ditemui usai penutupan.
Ia juga mengapresiasi konsistensi panitia dalam menghadirkan turnamen yang edukatif dan kompetitif, serta mendorong agar kegiatan serupa terus digelar secara berkelanjutan.
Menurutnya, turnamen futsal pelajar menjadi sarana strategis untuk menjaring atlet potensial sejak dini sekaligus mempererat silaturahmi antarsekolah dan antarwilayah di Kabupaten Kuningan.
Dalam Sambutan tersebut, wabup mengumumkan para juara dari masing-masing kategori. SMAN 1 Ciawigebang keluar sebagai juara Kategori SMA Youth, sementara SMKN 5 Kuningan menjuarai Kategori SMA Putri, dan SMKN 1 Cilimus meraih gelar Kategori SMA Putra.
Untuk tingkat SD, Kecamatan Lebakwangi menjadi juara Kategori Usia 6-10 Tahun, sedangkan SD Negeri 1 Kedungatum meraih juara Kategori U-12. Di tingkat SMP, SMPN 2 Kuningan mendominasi dengan menjuarai Kategori SMP Youth dan SMP Putra, sementara Kategori SMP Putri diraih SMP Negeri 1 Cidahu.
Wakil Bupati berpesan agar seluruh peserta, baik yang menang maupun belum berhasil, terus menjadikan olahraga sebagai sarana pembinaan diri.
“Prestasi itu penting, tapi yang lebih utama adalah proses. Dari sinilah karakter, mental, dan semangat juang dibentuk,” ujarnya.
Foundation 2026 Kuningan Futsal League diharapkan dapat menjadi agenda rutin yang berkontribusi nyata terhadap pengembangan olahraga futsal serta pembinaan generasi muda di Kabupaten Kuningan.
















