Pemkab Kuningan Siapkan 1.250 Beasiswa Santri Setiap Tahun Mulai 2026
KUNINGANSATU.COM,- Pemerintah Kabupaten Kuningan memberikan kado istimewa bagi para santri dan pesantren pada peringatan Hari Santri Nasional tahun 2025. Dalam momentum tersebut, Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar mengumumkan program beasiswa untuk 1.250 santri setiap tahun, yang akan mulai digulirkan pada tahun anggaran 2026.
“Mulai tahun anggaran 2026, kami akan menggelontorkan beasiswa per tahun untuk 1.250 santri. Semua ini bagian dari upaya bersama untuk mewujudkan Kuningan Melesat, Kuningan yang religius, maju, dan berdaya saing,” ujar Bupati Dian dalam upacara peringatan Hari Santri di Halaman Setda Kuningan, Rabu (22/10/2025).
Selain program beasiswa, Pemkab Kuningan juga berencana memberikan insentif bagi guru ngaji, imam musala, serta melanjutkan program penyediaan air bersih dan sanitasi untuk seratus pondok pesantren di wilayah Kabupaten Kuningan. Program tersebut disebut sebagai langkah nyata pemerintah daerah dalam memperkuat sektor keagamaan dan kesejahteraan pesantren.
Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) Kementerian Agama Kabupaten Kuningan, Ayub, menyambut baik langkah tersebut. Ia menyebutkan, di Kuningan terdapat sekitar 236 pondok pesantren yang mayoritas masih berstatus salaf dengan operasional terbatas.
“Sangat mengapresiasi. Karena pesantren salafiyah ini tidak punya operasional tetap seperti pesantren modern. Jadi bantuan ini sangat-sangat diharapkan,” ujar Ayub.
Ayub menambahkan, jumlah santri di Kabupaten Kuningan saat ini mencapai lebih dari 10 ribu orang. Jika program beasiswa dijalankan selama lima tahun, maka hampir seluruh santri di Kuningan akan merasakan manfaatnya.
“Kalau lima tahun itu setahun 1.250 santri, maka sekitar 6.000 santri bisa menerima manfaat. Jadi hanya sedikit yang belum kebagian,” katanya.
Meski begitu, Ayub mengaku belum menerima detail mengenai mekanisme dan kriteria penerima beasiswa.
“Karena baru diumumkan pagi tadi, kami dari PD Pontren belum diminta data. Jadi belum tahu tipologi penerimanya seperti apa,” tuturnya.
Program beasiswa ini menjadi bagian dari komitmen Pemkab Kuningan dalam membangun daerah yang religius dan berdaya saing, sekaligus memperkuat peran pesantren sebagai pilar pendidikan moral dan spiritual di masyarakat.***















