Payung Hitam dan Bunga Warnai Aksi Kamisan Perdana di Kuningan
KUNINGANSATU.COM,- Tradisi Aksi Kamisan yang selama ini dikenal sebagai simbol perjuangan menuntut keadilan di depan Istana Negara, kini juga digaungkan di Kabupaten Kuningan. Sejumlah warga yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Kuningan (ALAMKU) menggelar aksi damai di depan Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Kuningan, Kamis (23/7/2026) sore.
Dengan membawa payung berwarna hitam dan setangkai bunga, peserta aksi menyuarakan harapan agar Kejari Kuningan tetap konsisten mengusut dugaan penyelewengan tunjangan DPRD Kabupaten Kuningan. Bunga kemudian diserahkan kepada perwakilan Kejari sebagai simbol dukungan sekaligus pengingat agar proses hukum tidak berhenti di tengah jalan.
Salah satu peserta aksi , Yusuf Dandi, mengatakan kegiatan tersebut bukan sekadar aksi unjuk rasa, melainkan komitmen masyarakat sipil untuk mengawal penegakan hukum. Ia menyebut Aksi Kamisan akan menjadi agenda rutin hingga terdapat perkembangan yang jelas dalam penanganan perkara.
“Ini adalah bentuk kepedulian masyarakat terhadap proses hukum. Kami ingin memastikan kasus ini ditangani secara serius, transparan, dan tidak mandek. Karena itu, Aksi Kamisan akan terus kami lakukan,” ujarnya.
Aspirasi peserta aksi diterima langsung oleh Kepala Seksi Intelijen Kejari Kuningan, Alexander Apriyanto yang baru menjabat 4 hari . Di hadapan massa, ia menyampaikan apresiasi atas partisipasi masyarakat dalam mengawasi proses penegakan hukum.
Menurutnya, dukungan publik menjadi energi bagi Kejaksaan untuk bekerja secara profesional dalam menangani perkara yang sedang berjalan.
“Kami mengucapkan terima kasih atas aspirasi yang disampaikan. Penanganan dugaan kasus tunjangan DPRD masih terus berproses dan kami berkomitmen menjalankannya sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” kata Alexander.
Ia juga mengajak masyarakat untuk terus memberikan dukungan dan kepercayaan kepada Kejari agar seluruh tahapan penyelidikan dapat berjalan objektif serta menghasilkan kepastian hukum.
Aksi berlangsung dalam suasana tertib dan kondusif. Setelah menyampaikan pernyataan sikap dan menyerahkan bunga kepada pihak Kejari, massa membubarkan diri sekitar pukul 17.00 WIB.
Pengamanan selama aksi dilakukan oleh aparat kepolisian bersama petugas keamanan sehingga kegiatan berlangsung aman tanpa mengganggu aktivitas di sekitar Kantor Kejaksaan Negeri Kuningan.
















