Monitoring Jelang Ramadhan 1447 H, Pemkab Kuningan Pastikan Harga dan Stok Sembako Stabil
KUNINGANSATU.COM,- Sepekan menjelang Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Kuningan bersama unsur Forkopimda melakukan monitoring ketersediaan pasokan dan harga bahan kebutuhan pokok di sejumlah pasar, Sabtu (14/2/2026) pagi.
Kegiatan yang berlangsung pukul 08.00 hingga 09.30 WIB itu dipusatkan di Pasar Modern Toserba Yogya dan Pasar Tradisional Ancaran, Kabupaten Kuningan.
Monitoring dipimpin langsung Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar, didampingi Wakil Bupati Hj. Tuti Andriani, unsur TNI-Polri, Kejaksaan, Pengadilan Negeri, Sekretaris Daerah, hingga jajaran kepala OPD terkait serta Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID).
Bupati Dian Rachmat Yanuar menegaskan, pengecekan dilakukan untuk memastikan kebutuhan pokok masyarakat tetap tersedia dan harga tetap terjangkau menjelang Ramadhan.
“Alhamdulillah, berdasarkan hasil pengecekan di pasar modern maupun pasar tradisional, ketersediaan bahan pokok dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat,” ujarnya di sela-sela kegiatan.
Ia menjelaskan, langkah ini merupakan bentuk komitmen Pemkab Kuningan bersama Forkopimda dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga selama Ramadhan hingga menjelang Idul Fitri 1447 H.
Meski secara umum stok dinyatakan aman, pemerintah mencatat adanya potensi kenaikan harga pada beberapa komoditas strategis.
Sepekan jelang Ramadhan, harga daging ayam berada di kisaran Rp40.000-42.000 per kilogram, telur ayam Rp30.000-31.000 per kilogram, serta cabai rawit merah menembus Rp80.000-90.000 per kilogram. Kenaikan ini dipicu meningkatnya permintaan pasar menjelang bulan puasa.
Sementara itu, harga beras premium tercatat Rp14.000/kg, beras medium Rp13.000/kg, gula pasir Rp18.000/kg, minyak curah Rp21.000/kg, serta daging sapi Rp125.000/kg.
Pemerintah juga mencatat harga bawang merah Rp40.000/kg dan bawang putih Rp38.000-40.000/kg. Untuk komoditas ikan, harga tongkol Rp28.000/kg dan gurame Rp60.000/kg.
Bupati menegaskan monitoring tidak berhenti pada hari ini saja. Pemerintah akan terus melakukan pengawasan perkembangan harga di pasar tradisional maupun modern.
“Koordinasi dengan Diskopdagperin akan terus dilakukan untuk memantau dinamika harga dan mengantisipasi persoalan di lapangan,” tegasnya.
Langkah ini diharapkan mampu menekan potensi lonjakan harga yang berlebihan serta menjaga daya beli masyarakat selama Ramadhan.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib dan lancar. Pemerintah Kabupaten Kuningan mengimbau masyarakat tetap berbelanja secara bijak dan tidak melakukan panic buying menjelang bulan suci.
Dengan pengawasan intensif dan sinergi lintas sektor, Pemkab Kuningan optimistis stabilitas harga dan pasokan kebutuhan pokok tetap terjaga hingga Idul Fitri mendatang.
















