Kolaborasi Pemdes dan UGM Berbuah Festival Spektakuler, Pamulihan Ngajadi 2026 Siap Digelar

KUNINGANSATU.COM, – Desa Pamulihan, Kecamatan Subang, Kabupaten Kuningan, bakal menjadi pusat kemeriahan pada Sabtu, 1 Agustus 2026. Pemerintah Desa Pamulihan bersama mahasiswa KKN-PPM Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta akan menggelar Festival Pamulihan Ngajadi 2026, sebuah perhelatan yang memadukan semangat peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan puncak pengabdian mahasiswa KKN di desa tersebut.

Festival yang berlangsung sejak pukul 07.00 WIB hingga malam hari itu disiapkan sebagai ruang kebersamaan masyarakat sekaligus penutup rangkaian program KKN-PPM UGM yang telah berlangsung selama hampir dua bulan di Desa Pamulihan.

Ketua Panitia Festival, Arif Ansor, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk apresiasi atas kolaborasi yang terjalin antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat dalam menjalankan berbagai program pemberdayaan.

“Festival ini diharapkan menjadi ruang untuk mempererat kebersamaan sekaligus memperlihatkan hasil pengabdian yang telah dilaksanakan bersama masyarakat. Selain menjadi ajang hiburan, kegiatan ini juga bertujuan mempromosikan potensi lokal serta memperkuat sinergi antara masyarakat, pemerintah desa, dan mahasiswa,” ujarnya.

Selama pelaksanaan KKN, mahasiswa UGM telah menjalankan puluhan program yang menyasar berbagai lapisan masyarakat, mulai dari anak-anak, pelajar, pelaku UMKM, kelompok tani dan peternak, hingga perangkat desa. Berbagai program tersebut akan diperkenalkan kembali kepada masyarakat melalui pameran hasil pengabdian pada malam puncak festival.

Sejumlah kegiatan telah disiapkan untuk memeriahkan acara. Pada pagi hingga siang hari, masyarakat dapat mengikuti jalan sehat, pemeriksaan kesehatan gratis, pertandingan olahraga tradisional, bazar produk UMKM, hiburan rakyat, serta pembagian doorprize dan hadiah lomba.

Memasuki malam hari, suasana akan semakin semarak dengan pameran hasil program KKN, lomba seni tingkat TK dan SD, penampilan kesenian tradisional seperti calung, pencak silat, kabaret, hingga qasidah. Rangkaian acara kemudian ditutup dengan malam pisah kenang mahasiswa KKN-PPM UGM yang untuk pertama kalinya melaksanakan pengabdian di Kecamatan Subang, khususnya Desa Pamulihan.

Festival ini tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga diharapkan mampu menggerakkan perekonomian desa melalui promosi produk UMKM lokal, memberi ruang bagi pelestarian seni budaya, serta meningkatkan partisipasi warga dalam pembangunan desa.

Melalui Festival Pamulihan Ngajadi 2026, Desa Pamulihan ingin menunjukkan bahwa kolaborasi antara pemerintah desa, masyarakat, dan perguruan tinggi mampu melahirkan berbagai inovasi yang bermanfaat sekaligus memperkuat semangat gotong royong dalam membangun desa menuju masa depan yang lebih maju.

Deskripsi Iklan Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 Komentar

  1. Nicole2934

    https://shorturl.fm/Sf8OJ

    Reply
Sudah ditampilkan semua
Tutup