Maulid Nabi di Selajambe, Warga dan Mahasiswa KKN Teladani Akhlak Rasulullah

KUNINGANSATU.COM,- Suasana religius terasa di Masjid Nurul Huda, Desa Selajambe, Jumat (14/8/2026), saat masyarakat mengikuti Pengajian Rutin Jumat yang kali ini mengangkat tema Maulid Nabi Muhammad SAW.

Kegiatan tersebut diikuti ibu-ibu warga Desa Selajambe bersama mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Kuningan (UM Kuningan) dan mahasiswa KKN UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Pengajian tidak hanya membahas sejarah kelahiran Rasulullah SAW, tetapi juga mengajak jamaah menggali kembali keteladanan Nabi Muhammad SAW. Sifat, akhlak, perjuangan hingga kepemimpinan Rasulullah menjadi bagian dari pembahasan yang dikaitkan dengan kehidupan masyarakat sehari-hari.

Melalui materi tersebut, jamaah diajak memahami bahwa memperingati Maulid Nabi bukan sekadar mengenang kelahiran Rasulullah SAW. Lebih dari itu, momentum tersebut menjadi pengingat untuk menerapkan nilai-nilai yang dicontohkan Nabi, seperti kepedulian terhadap sesama, menjaga hubungan baik, serta membangun kehidupan bermasyarakat yang harmonis.

Kegiatan berlangsung khidmat. Para peserta tampak antusias mengikuti rangkaian pengajian dan menyimak materi yang disampaikan hingga selesai.

Bagi mahasiswa KKN, keterlibatan dalam kegiatan tersebut juga menjadi kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat. Kehadiran mereka tidak hanya dalam kegiatan yang berkaitan dengan program kerja, tetapi juga turut mengambil bagian dalam aktivitas sosial dan keagamaan warga Desa Selajambe.

Mona, perwakilan mahasiswa KKN, mengatakan pembahasan mengenai Maulid Nabi menjadi ruang bagi mahasiswa untuk belajar sekaligus melakukan refleksi terhadap keteladanan Rasulullah SAW.

“Pembahasan mengenai Maulid Nabi menjadi pengingat bagi kita untuk tidak hanya mengenang kelahiran Rasulullah SAW, tetapi juga meneladani akhlak dan perjuangan beliau dalam kehidupan sehari-hari. Bagi kami mahasiswa KKN, kegiatan ini juga menjadi kesempatan untuk belajar bersama masyarakat sekaligus mempererat silaturahmi dengan warga Desa Selajambe,” ujar Mona.

Ia menilai kegiatan keagamaan bersama masyarakat memberikan pengalaman tersendiri bagi mahasiswa selama menjalankan pengabdian di Desa Selajambe. Interaksi tersebut sekaligus memperkuat hubungan antara mahasiswa dan warga.

Pengajian Rutin Jumat diharapkan terus menjadi wadah pembinaan keagamaan bagi masyarakat Desa Selajambe. Selain memperdalam pemahaman agama, kegiatan rutin tersebut juga menjadi ruang untuk mempererat ukhuwah Islamiyah dan menjaga kebersamaan antarwarga.

Sementara bagi mahasiswa KKN, keterlibatan dalam kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk pengabdian sekaligus upaya untuk hadir dan tumbuh bersama masyarakat. Semangat itu sejalan dengan tema KKN Desa Selajambe, “Berkarya Nyata, Berdampak Selamanya.”

Deskripsi Iklan Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup