Kuningan Punya Kampus Islam Baru! IAI Al-Ikhlash Resmi Diluncurkan
KUNINGANSATU.COM,- Dunia pendidikan tinggi Islam di Kabupaten Kuningan memasuki babak baru. Institut Agama Islam (IAI) Al-Ikhlash Kuningan resmi diluncurkan setelah perjalanan panjang yang dirintis Pondok Pesantren Modern Al-Ikhlash sejak 2004.
Grand Launching IAI Al-Ikhlash Kuningan digelar di Kampus IAI Al-Ikhlash, Jawa Barat, Rabu (2/9/2026). Sekitar 500 peserta dan undangan hadir dalam acara tersebut.
Peresmian ini menjadi penanda beroperasinya perguruan tinggi Islam yang dibangun dengan semangat memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat Kuningan, sekaligus mempertahankan keterhubungan antara pendidikan tinggi dan tradisi pesantren.
Sejumlah unsur turut menghadiri kegiatan tersebut, mulai dari Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Kuningan, perwakilan Kopertais Wilayah II Jawa Barat, Dinas Kabupaten Kuningan, Kementerian Agama Kabupaten Kuningan, para rektor perguruan tinggi se-Kabupaten Kuningan, alumni, hingga tokoh masyarakat.
Yang menarik, acara tersebut juga dihadiri tokoh internasional, Prof. Dr. Muhammad Ali Belao, Chairman of IMAM Academy Manchester, Inggris.
Rektor IAI Al-Ikhlash Kuningan, Dr. KH. M. Tata Taufik, M.Ag., mengatakan berdirinya kampus tersebut merupakan hasil dari perjalanan panjang yang dimulai sejak 2004.
Menurutnya, pendidikan menjadi jalur yang dipilih untuk terus memperluas kontribusi Pondok Pesantren Modern Al-Ikhlash kepada masyarakat.
“Melalui jalur pendidikan, mulai dari pesantren hingga kini berdiri perguruan tinggi, fokus utama kami adalah mempermudah akses pendidikan tinggi di Kuningan,” ujar Tata Taufik dalam sambutannya.
Ia menjelaskan, IAI Al-Ikhlash Kuningan akan memfokuskan pengembangan pendidikan pada ilmu-ilmu Islam dan pendidikan. Hal tersebut dilakukan agar perguruan tinggi tetap memiliki hubungan yang kuat dengan akar pesantren.
Pada tahap awal, IAI Al-Ikhlash Kuningan membuka empat program studi, yakni Manajemen Pendidikan Islam (MPI), Pendidikan Agama Islam (PAI), Pendidikan Bahasa Inggris (PBI), serta Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT).
Keempat program studi tersebut diarahkan untuk mencetak lulusan yang memiliki kompetensi akademik, inovatif, serta mampu menerapkan ilmunya melalui kerja nyata.
Legalitas berdirinya perguruan tinggi tersebut ditandai dengan terbitnya Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 531 Tahun 2026.
Grand Launching IAI Al-Ikhlash Kuningan tidak hanya menjadi seremoni peresmian kampus. Momentum tersebut juga diisi dengan agenda kerja sama internasional.
Salah satunya melalui penandatanganan nota kesepahaman atau MoU antara perguruan tinggi se-Kabupaten Kuningan dengan IMAM Foundation UK.
Kerja sama tersebut diarahkan pada pengembangan pendidikan tinggi, manajemen masjid, pelatihan imam, serta khutbah. Kolaborasi ini ditegaskan berjalan dalam ranah non-politik.
Kehadiran Prof. Dr. Muhammad Ali Belao dari Inggris menjadi salah satu bagian penting dalam agenda tersebut.
Prosesi peluncuran IAI Al-Ikhlash Kuningan kemudian ditandai dengan penabuhan gong. Prosesi simbolis itu menjadi tanda dimulainya operasional kampus secara resmi.
Setelah peluncuran, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan Daurah Internasional. Salah satu agendanya adalah Daurah Khotib wa Imam yang diikuti utusan MUI kecamatan se-Kabupaten Kuningan.
Daurah tersebut menghadirkan Prof. Ali Belao dan Dr. KH. M. Tata Taufik, M.Ag. sebagai pemateri.
Di waktu yang sama, digelar pula sesi sinergi alumni Pondok Pesantren Modern Al-Ikhlash. Forum tersebut menjadi ruang untuk memetakan berbagai program kerja nyata alumni dalam mendukung perkembangan IAI Al-Ikhlash Kuningan.
Rangkaian acara kemudian ditutup dengan pengukuhan Dewan Kurator, penyerahan cinderamata, pembacaan komitmen alumni, dan penutupan resmi.
Dengan berdirinya IAI Al-Ikhlash Kuningan, lembaga pendidikan tersebut membawa visi untuk menjadi bagian dari penguatan pendidikan tinggi Islam di Kuningan dengan tetap menjadikan nilai-nilai pesantren sebagai salah satu fondasinya.
Semboyan “Ikhlash Mengabdi, Cerdas Berinovasi” pun ditegaskan menjadi semangat dalam menjalankan kiprah kampus ke depan.















