KDM Kembali ke Kuningan, Tinjau Penanaman Pohon di Lokasi Galian Batu Ciremai

KUNINGANSATU.COM,- Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi kembali melakukan inspeksi mendadak ke Kabupaten Kuningan sebagai tindak lanjut sidak sebelumnya terhadap aktivitas galian batu di kaki Gunung Ciremai. Kunjungan tersebut dilakukan pada Minggu (18/1/2026) di Desa Padabeunghar, Kecamatan Pasawahan, untuk memastikan pelaksanaan penanaman pohon di area galian.

Kegiatan tersebut berlangsung sejak pukul 10.30 hingga 12.00 WIB. Dedi Mulyadi meninjau langsung galian C Blok Margamulya milik Sumadi, sekaligus mengecek aktivitas pemulihan lingkungan yang telah diinstruksikannya pada kunjungan sebelumnya.

Dalam kegiatan itu, Gubernur Jawa Barat didampingi perwakilan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Barat, perwakilan SDM Provinsi Jawa Barat, Kepala Desa Padabeunghar Rukhiyat, serta pihak pemilik galian.

Di lokasi, Dedi Mulyadi menegaskan bahwa aktivitas pertambangan di kawasan kaki Gunung Ciremai tidak boleh mengabaikan aspek kelestarian lingkungan.

“Aktivitas tambang batu ini harus dihentikan kemudian penanaman pohon ini dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab terhadap alam. Kawasan kaki Gunung Ciremai tidak boleh dirusak,” ujar Dedi Mulyadi.

Ia juga menegaskan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat tidak akan ragu mengambil tindakan apabila aktivitas pertambangan terbukti mengganggu ekosistem dan berpotensi menimbulkan bencana. Menurutnya, pemulihan lingkungan merupakan langkah penting untuk menjaga sumber air dan kestabilan tanah di wilayah tersebut.

Kunjungan tersebut dilakukan sebagai respons atas laporan masyarakat dan organisasi lingkungan ALAMKU terkait dugaan pembalakan liar dan aktivitas yang berpotensi merusak lingkungan di kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC). Dedi Mulyadi menyatakan, pemerintah provinsi akan terus memantau dan menindaklanjuti setiap laporan yang masuk.

Kepala Desa Padabeunghar Rukhiyat menyampaikan bahwa pemerintah desa mendukung langkah tegas Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam menjaga kelestarian lingkungan. Ia mengatakan, pihak desa siap terlibat aktif dalam pengawasan dan pemulihan kawasan terdampak aktivitas tambang.

Usai melakukan peninjauan, sekitar pukul 12.00 WIB, Gubernur Jawa Barat beserta rombongan meninggalkan Kabupaten Kuningan dan kembali ke Bandung.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat tidak menutup kemungkinan akan melakukan sidak lanjutan ke wilayah lain di Kabupaten Kuningan apabila ditemukan aktivitas serupa yang berpotensi menimbulkan kerusakan lingkungan.***

Deskripsi Iklan Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup