HUT Pemuda Pancasila Kuningan Penuh Makna, 60 Penyandang Disabilitas Ikut Merasakan Kebahagiaan

KUNINGANSATU.COM,- Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-67 Pemuda Pancasila dan HUT ke-43 Srikandi Pemuda Pancasila di Kabupaten Kuningan diisi dengan kegiatan sosial yang melibatkan 60 penyandang disabilitas. Melalui program Bioskop Bisik dan nonton bareng, organisasi tersebut berupaya menghadirkan hiburan yang inklusif sekaligus memperkuat nilai kesetaraan di tengah masyarakat.

Kegiatan yang berlangsung pada Minggu (1/11/2026) itu menjadi bagian dari rangkaian peringatan hari jadi organisasi. Tak sekadar seremoni, agenda tersebut dirancang untuk memberikan kesempatan kepada penyandang disabilitas agar dapat menikmati hiburan dan merasakan kebersamaan tanpa dibatasi perbedaan kondisi fisik maupun kemampuan.

Ketua Panitia HUT ke-67 Pemuda Pancasila, Arika Budiarka, M.M., mengatakan, peringatan tahun ini diarahkan pada kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Selain jalan santai, panitia menghadirkan Bioskop Bisik sebagai salah satu agenda yang mengedepankan kepedulian sosial.

“Pancasila bukan hanya di spanduk atau pigura. Hari ini kita mengamalkannya melalui langkah kaki dan tawa bersama. Kami ingin sahabat disabilitas merasakan kebahagiaan yang sama,” ungkap Arika.

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi pengingat bahwa nilai-nilai Pancasila perlu diwujudkan melalui tindakan nyata. Kepedulian terhadap kelompok penyandang disabilitas menjadi salah satu bentuk pengamalan nilai kemanusiaan, persatuan, dan keadilan sosial.

Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Kuningan, Harnida Darius, S.H., turut mengapresiasi pelaksanaan Bioskop Bisik. Ia menilai, kegiatan tersebut mencerminkan semangat kesetaraan sekaligus menunjukkan bahwa setiap orang berhak memperoleh perhatian dan kesempatan yang sama.

“Bioskop Bisik ini maknanya kesetaraan. Kita semua sama. Pemuda Pancasila ingin saudara-saudara kita merasakan kebahagiaan dan perhatian yang sama,” ujarnya.

Harnida menegaskan, kepedulian sosial harus menjadi bagian dari pengabdian organisasi kepada masyarakat. Menurutnya, berbagai kegiatan kemasyarakatan dapat menjadi ruang untuk memperkuat solidaritas sekaligus membangun hubungan yang lebih dekat dengan warga.

Sementara itu, Wakil Bupati Kuningan, Tuti Andriani, S.H., mengapresiasi keterlibatan Pemuda Pancasila dan Srikandi Pemuda Pancasila dalam kegiatan yang memberikan ruang bagi penyandang disabilitas.

Tuti berharap, Pemuda Pancasila dapat terus bersinergi dengan pemerintah daerah, tidak hanya dalam menjaga kondusivitas wilayah, tetapi juga mendukung pemberdayaan sosial dan ekonomi masyarakat. Ia juga menyoroti peran Srikandi dalam memperkuat ketahanan keluarga, pemberdayaan perempuan, dan peningkatan kesejahteraan sosial.

Menurut Tuti, penyandang disabilitas merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan bermasyarakat. Karena itu, mereka harus mendapatkan kesempatan yang setara untuk berpartisipasi dalam berbagai kegiatan sosial maupun pembangunan.

“Tidak boleh ada satu pun anak bangsa yang ditinggalkan. Mereka sama seperti kita. Mari berjalan beriringan, bersatu, dan bersama-sama menjadikan Indonesia lebih maju,” tegasnya.

Selain menyoroti pentingnya kegiatan sosial yang inklusif, Tuti juga menyampaikan upaya pemerintah daerah dalam memperluas kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas.

Ia menyebutkan, lima penyandang disabilitas telah bekerja di salah satu perusahaan di Kabupaten Brebes. Capaian tersebut diharapkan dapat menjadi dorongan untuk membuka lebih banyak peluang kerja bagi penyandang disabilitas, sesuai dengan kemampuan dan kompetensi masing-masing.

Pemerintah Kabupaten Kuningan, lanjutnya, akan terus mendorong sinergi dengan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) agar akses terhadap dunia kerja semakin terbuka bagi kelompok tersebut.

Upaya ini dinilai penting agar penyandang disabilitas tidak hanya memperoleh ruang dalam kegiatan sosial, tetapi juga memiliki kesempatan untuk mandiri secara ekonomi dan berkontribusi dalam pembangunan.

Melalui peringatan HUT ke-67 Pemuda Pancasila dan HUT ke-43 Srikandi Pemuda Pancasila, kegiatan Bioskop Bisik menjadi pengingat bahwa semangat persatuan dan kesetaraan perlu diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.

Kebersamaan yang dibangun melalui kegiatan tersebut diharapkan tidak berhenti pada perayaan hari jadi organisasi, melainkan berlanjut dalam aksi nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat, termasuk penyandang disabilitas.

Deskripsi Iklan Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup