Bukan Sekadar Sakit Perut, Diare Perlu Diwaspadai! Ini Cara Mencegahnya
KUNINGANSATU.COM,- Edukasi kesehatan menjadi salah satu langkah penting dalam meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mencegah penyakit. Hal ini dilakukan Jera Jelinda, mahasiswi Praktik Belajar Lapangan 2 (PBL 2) Kelompok 5 Fakultas Kesehatan (FKES) Universitas Islam Al-Ihya Kuningan (UNISA), melalui penyuluhan pencegahan diare di UPTD Puskesmas Ciawigebang, Sabtu (17/10/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Jera menyampaikan materi seputar pengertian diare, penyebab, cara pencegahan, hingga langkah pertolongan pertama ketika seseorang mengalami diare.
Ia menjelaskan bahwa diare dapat terjadi ketika seseorang buang air besar lebih sering dari biasanya dengan kondisi tinja encer atau berair. Salah satu penyebabnya adalah mengonsumsi makanan atau minuman yang terkontaminasi kuman.
“Diare dapat dicegah dengan menjaga kebersihan diri, makanan, air minum, dan lingkungan. Kebiasaan sederhana seperti mencuci tangan menggunakan sabun sangat penting untuk melindungi kesehatan keluarga,” Ujarnya.
Selain menjelaskan penyebab diare, penyuluhan tersebut juga menekankan pentingnya menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari. Masyarakat diimbau untuk mencuci tangan menggunakan sabun, mengonsumsi air bersih, menjaga kebersihan makanan, menggunakan jamban yang bersih dan sehat, serta menjaga lingkungan.
Jera juga menjelaskan langkah awal yang perlu dilakukan ketika diare terjadi, terutama untuk mencegah tubuh kehilangan terlalu banyak cairan.
Saat mengalami diare, seseorang dianjurkan memperbanyak minum dan menggunakan oralit sesuai petunjuk kemasan untuk mengganti cairan serta garam tubuh yang hilang. Asupan makanan juga perlu tetap dijaga dengan memilih makanan yang dapat diterima tubuh.
“Jika diare disertai buang air besar berdarah, muntah terus-menerus, sulit minum, atau tubuh terasa sangat lemas, segera periksakan diri ke fasilitas kesehatan karena kondisi tersebut dapat menjadi tanda dehidrasi,” katanya.
Melalui kegiatan PBL 2 ini, Jera Jelinda turut berperan dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya pencegahan diare sejak dini. Edukasi tersebut diharapkan dapat mendorong penerapan kebiasaan hidup bersih dan sehat, dimulai dari lingkungan keluarga.
Dengan pengetahuan yang tepat, masyarakat diharapkan lebih memahami bahwa pencegahan diare dapat dimulai dari langkah sederhana, seperti menjaga kebersihan tangan, memastikan air yang dikonsumsi aman, dan memperhatikan kebersihan makanan serta lingkungan sekitar.















