Diserbu Warga! 6,5 Ton Sembako GPM Kuningan Ludes Kurang dari 2 Jam
KUNINGANSATU.COM,- Program Gerakan Pangan Murah (GPM) hasil kolaborasi Pemerintah Kabupaten Kuningan bersama Polres Kuningan disambut antusias warga Desa Susukan, Kecamatan Cipicung, Selasa (3/3/2025). Sebanyak 6,5 ton bahan kebutuhan pokok yang disiapkan panitia dilaporkan habis terjual hanya dalam kurun waktu satu hingga dua jam.
Kegiatan yang digelar di halaman Balai Desa Susukan itu dihadiri langsung Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, dan Kapolres Kuningan, Muhamad Ali Akbar, bersama jajaran perangkat daerah.
Bupati Dian Rachmat Yanuar mengatakan, tingginya minat masyarakat menunjukkan bahwa program tersebut tepat sasaran, terutama menjelang Ramadan dan Idulfitri ketika harga kebutuhan pokok cenderung merangkak naik.
“Alhamdulillah, hari ini Gerakan Pangan Murah kerja sama dengan Polres Kuningan mendapat antusiasme luar biasa. Kita siapkan 6,5 ton, tapi dalam satu-dua jam sudah habis. Artinya program ini mendapat respons yang sangat bagus dari masyarakat,” ujarnya seusai kegiatan.
Menurutnya, GPM merupakan langkah konkret pemerintah daerah untuk membantu masyarakat sekaligus menekan laju inflasi pangan. Ia menegaskan, pihaknya tidak ingin harga sembako melonjak tajam sehingga membebani warga saat menjalankan ibadah puasa.
“Biasanya menjelang Lebaran harga-harga sembako melonjak. Dengan kegiatan seperti ini, masyarakat terbantu dan kita bisa menekan harga agar tetap dalam batas wajar. Saya tidak ingin saat Ramadan harga melambung tidak terjangkau,” tegasnya.
Sementara itu, Kapolres Kuningan AKBP Muhamad Ali Akbar menyebut kegiatan tersebut merupakan bagian dari gerakan serentak se-jajaran Polda Jawa Barat. Pihaknya siap terus berkolaborasi dengan Pemkab Kuningan untuk memperluas jangkauan program hingga ke desa-desa lain.
“Kami berharap kegiatan ini terus berlanjut. Kami siap berkolaborasi agar kalau bisa hampir seluruh desa dapat merasakan, tentu menyesuaikan kemampuan pemerintah kabupaten,” ujarnya.
Kapolres menambahkan, selain membantu daya beli masyarakat, GPM juga menjadi salah satu upaya mencegah praktik penimbunan dan spekulasi harga di pasaran.
“Kita ingin mencegah adanya penimbunan dan lonjakan harga. Melalui Gerakan Pangan Murah ini, kita manfaatkan betul agar kebutuhan masyarakat bisa terserap dengan baik,” katanya.
Kepala Desa Susukan, Toto Ciptarasa, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas dipilihnya Desa Susukan sebagai lokasi GPM. Ia menyebut program tersebut sangat dirasakan manfaatnya oleh warga, terutama di tengah kenaikan harga bahan pokok saat Ramadan.
“Atas nama warga masyarakat Desa Susukan, kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Bapak Bupati. Pasar Gerakan Pangan Murah ini sangat bermanfaat bagi kami,” ucapnya.
Toto juga menyampaikan terima kasih atas berbagai program pembangunan yang telah direalisasikan di desanya, mulai dari bantuan rumah tidak layak huni (Rutilahu), perbaikan jalan Susukan-Karoya, hingga penanganan titik banjir di perempatan desa.
Dalam kesempatan itu, ia turut menginformasikan rencana Milangkala Desa Susukan ke-340 yang akan digelar pada 19 Juni 2026 mendatang. Pihak desa berharap kegiatan tersebut dapat dihadiri unsur pemerintah daerah bahkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Gerakan Pangan Murah di Desa Susukan menjadi gambaran nyata sinergi pemerintah daerah dan aparat kepolisian dalam menjaga stabilitas harga serta memastikan ketersediaan bahan pokok tetap aman dan terjangkau bagi masyarakat menjelang hari besar keagamaan.
















