Editorial: DPR dan DPRD Kuningan, Beda Gedung Sama-Sama ‘Buta Tuli’

KUNINGANSATU.COM,- Di Jakarta, DPR sudah kehilangan wibawa. Mereka lebih sibuk mengurus kursi dan anggaran ketimbang menyimak jeritan rakyat. Ironisnya, gejala yang sama bisa kita temui hingga ke daerah, termasuk di Kabupaten Kuningan. Dari gedung parlemen Senayan sampai gedung dewan di Jalan RE Martadinata, pola yang muncul sama yaitu wakil rakyat lebih peka terhadap kepentingan politiknya sendiri ketimbang kepentingan publik.
Lihatlah, di tengah ekonomi rakyat yang makin seret, para legislator justru rajin mengurus “proyek titipan”. Alih-alih mengawasi eksekutif secara kritis, mereka sering tampak mesra dengan pemerintah daerah. Kritik yang seharusnya lantang, berubah jadi bisikan pelan, bahkan tepuk tangan. Apakah ini fungsi pengawasan atau sekadar menjaga kenyamanan bersama?
Tak heran bila wacana “bubarkan DPR” ikut menggema di Kuningan. Bukan karena rakyat tidak tahu konstitusi, melainkan karena rasa muak yang sudah sampai ubun-ubun. Publik sadar bahwa membubarkan dewan itu mustahil, tapi slogan itu menjadi simbol protes dimana cukup sudah wakil rakyat menutup telinga dari suara warganya.
Sayangnya, sama seperti di pusat, gejala “kebal kritik” juga kuat di daerah. Kritik dianggap cemoohan, demonstrasi dipandang ancaman, dan suara rakyat kerap dilabeli sebagai kegaduhan. Padahal rakyat hanya menuntut haknya, bahwa pajak dan retribusi yang mereka bayar seharusnya kembali dalam bentuk kebijakan yang adil, bukan dalam bentuk perjalanan dinas atau proyek yang penuh bancakan.
Kuningan butuh dewan yang berani menolak kebijakan tak berpihak pada rakyat. Dewan yang tidak hanya hadir saat kampanye, lalu menghilang setelah duduk nyaman. Jika para wakil rakyat lokal ini terus menutup mata dan telinga, jangan salahkan bila rakyat kelak menagih janji dengan cara yang lebih keras dan bukan sekadar lewat spanduk protes, tapi lewat kotak suara. Karena pada akhirnya, DPR pusat maupun DPRD Kuningan sama-sama tunduk pada satu hal “Mandat Rakyat.


















