Muskom PK IMM STKIP Digelar, Momentum Regenerasi Kepemimpinan dan Lahirkan Nahkoda Baru
KUNINGANSATU.COM,- Musyawarah Komisariat (Muskom) PK IMM STKIP kembali diselenggarakan sebagai forum tertinggi di tingkat komisariat dalam menentukan arah kepemimpinan organisasi. Mengusung tema “Manifestasi Kepemimpinan Kolektif Kolegial Mengukuhkan Nahkoda Baru untuk Estafet Perjuangan PK IMM STKIP yang Berkemajuan”, kegiatan ini menjadi momentum penting dalam proses regenerasi kepemimpinan mahasiswa.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh sejumlah senior Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), di antaranya Rakanda Hermawan, Rakanda Yoyo, Rakanda Bobi, Rakanda Sukisno, dan Rakanda Yogi yang memberikan pesan serta refleksi mengenai pentingnya keberlanjutan kepemimpinan di tubuh organisasi.
Dalam arahannya, Rakanda Hermawan menegaskan bahwa kepemimpinan komisariat harus terus dijaga keberlanjutannya dan tidak boleh mengalami kekosongan. Ia juga berharap ke depan kader IMM mampu menunjukkan kontribusi yang lebih luas, bahkan hingga ke ruang-ruang strategis.
“Ke depan saya berharap kegiatan seperti ini bisa dilaksanakan di gedung DPRD. Kepemimpinan PK IMM tidak boleh kosong. Minimal ada lima orang yang terlibat aktif, ditambah dua atau tiga kader dari masing-masing kampus, sehingga estafet kepemimpinan tetap berjalan dengan baik,” ujarnya sabtu (7/3/26).
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa Musyawarah Komisariat bukan sekadar proses pemilihan ketua, melainkan momentum untuk melahirkan pemimpin yang memiliki integritas, etika, dan kompetensi. Menurutnya, seorang pemimpin di IMM harus mampu menunjukkan kualitas intelektual, akademik, serta sikap yang mencerminkan nilai-nilai organisasi.
Rakanda Yoyo dan Rakanda Bobi juga menegaskan bahwa kader IMM tidak hanya dituntut memiliki kemampuan organisasi, tetapi juga kontribusi nyata dalam dunia akademik dan intelektual. Kader IMM diharapkan mampu menjadi pribadi yang berakhlak, beretika dalam bertutur kata, serta memiliki kapasitas kepemimpinan yang kuat.
Melalui Musyawarah Komisariat ini diharapkan lahir nahkoda baru yang mampu melanjutkan estafet perjuangan PK IMM STKIP dengan semangat kolektif kolegial serta komitmen untuk membawa organisasi menuju arah yang lebih berkemajuan.















