8 SPPG Kuningan Aktif Lagi, Kasatgas Minta Sisanya Segera Bereskan Syarat
KUNINGANSATU.COM,- Sebanyak delapan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Kuningan akhirnya kembali beroperasi setelah sebelumnya sempat dihentikan sementara. Kebijakan ini menyusul hasil evaluasi dan pemenuhan sebagian persyaratan teknis yang ditetapkan.
Koordinator Wilayah Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Kabupaten Kuningan melalui surat tertanggal 30 Maret 2026 menyebutkan, dari total 16 SPPG yang sebelumnya disuspend, separuhnya kini telah diperbolehkan kembali menjalankan operasional.
Ketua Satgas P3MBG Kabupaten Kuningan, U Kusmana, S.Sos., M.Si, menyambut baik keputusan tersebut. Ia menilai, aktifnya kembali delapan SPPG ini akan berdampak langsung terhadap penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sempat terhenti.
“Ini tentu kabar baik. Selama SPPG berhenti, penerima manfaat tidak mendapatkan layanan MBG. Dengan beroperasinya kembali delapan SPPG, kebutuhan gizi masyarakat bisa kembali terpenuhi,” ujarnya Selasa (31/3/26).
Sebelumnya, penghentian sementara operasional dilakukan berdasarkan evaluasi dari Badan Gizi Nasional yang menemukan sejumlah SPPG belum memenuhi standar, seperti belum tersedianya Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), Sarana Limbah Higiene Sanitasi (SLHS), serta fasilitas mess minimal tiga kamar.
U Kusmana menegaskan, bagi delapan SPPG lainnya yang masih dihentikan operasionalnya, diminta segera melengkapi seluruh persyaratan tersebut agar dapat kembali beroperasi.
“Kami mendorong agar kekurangan seperti IPAL, SLHS, dan mess segera dipenuhi sesuai regulasi. Ini penting agar pelayanan berjalan optimal dan sesuai standar,” katanya.
Ia juga mengingatkan, SPPG yang sudah kembali beroperasi tetap harus menjaga kualitas layanan, terutama dalam penyajian menu harian.
“Yang sudah berjalan kembali, kami harapkan tetap menjaga kualitas gizi makanan yang disajikan. Jangan sampai hanya sekadar berjalan, tapi mutu layanan menurun,” tambahnya.
Dengan bertahapnya pemulihan operasional ini, pemerintah daerah berharap seluruh SPPG di Kabupaten Kuningan dapat kembali aktif sepenuhnya, sehingga program MBG bisa dirasakan merata oleh masyarakat yang membutuhkan.
















