Viral Jalan Cidahu-Luragung Rusak, Ini Penjelasan DPUTR Kuningan
KUNINGANSATU.COM,- Kondisi ruas jalan Cidahu-Luragung kembali menjadi perhatian publik setelah beredarnya video viral di media sosial yang memperlihatkan kerusakan parah di sejumlah titik jalur tersebut.
Dalam video yang beredar luas, tampak pengendara harus ekstra hati-hati melintasi jalan berlubang dan bergelombang, khususnya di segmen Gunung Karung hingga Luragung. Keluhan warga pun bermunculan, menyoroti dampak kerusakan jalan terhadap aktivitas harian dan distribusi barang.
Menanggapi hal itu, Pemerintah Kabupaten Kuningan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) memberikan penjelasan terkait kondisi terkini ruas jalan tersebut.
Kepala Dinas PUTR Kabupaten Kuningan, Ir. I. Putu Bagiasna, M.T., menyampaikan bahwa secara keseluruhan panjang ruas jalan Cidahu- Luragung mencapai sekitar 10,3 kilometer dan secara historis memang kerap mengalami kerusakan.
“Kerusakan ini salah satunya dipicu oleh tingginya intensitas kendaraan berat, terutama dari aktivitas galian C yang melintasi jalur tersebut,” ujarnya Senin (6/4/26).
Ia menjelaskan, untuk segmen Cidahu, khususnya dari Blok Getrak hingga Gunung Karung, perbaikan telah dilaksanakan melalui program Inpres Jalan Daerah dan baru saja rampung. Kondisinya kini relatif baik, meskipun masih terdapat kerusakan ringan yang menjadi tanggung jawab rekanan selama masa pemeliharaan hingga Juli 2026.
Sementara itu, untuk segmen Gunung Karung hingga Luragung sepanjang kurang lebih 5 kilometer, diakui masih dalam kondisi rusak berat seperti yang terlihat dalam video viral tersebut.
“Penanganan untuk segmen ini sudah direncanakan melalui skema Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun ini,” jelasnya.
Lebih lanjut, Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, telah menginstruksikan agar proses perbaikan dipercepat, terutama setelah munculnya perhatian publik di media sosial.
Saat ini, proses lelang proyek sedang dalam tahap evaluasi. Pemerintah menargetkan pada bulan April ini sudah dapat memasuki tahap penandatanganan kontrak kerja (SPK), sehingga pengerjaan fisik bisa segera dimulai.
Pemkab Kuningan menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas infrastruktur jalan sebagai upaya mendukung mobilitas masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Dengan adanya video viral yang menyita perhatian publik, diharapkan proses perbaikan dapat berjalan lebih cepat dan tepat sasaran.















