Trofi Kembali ke Luragung! Ciawigebang Tersingkir di Adu Penalti Bupati Cup 2026

KUNINGANSATU.COM,- Kecamatan Luragung kembali menunjukkan tajinya di Turnamen Sepak Bola Bupati Cup 2026. Bertemu Kecamatan Ciawigebang pada partai final di Stadion Mashud Wisnusaputra Kuningan, Selasa (1/9/2026), Luragung akhirnya keluar sebagai juara setelah melewati drama adu penalti.

Pertandingan final berlangsung sengit sejak peluit awal dibunyikan. Kedua tim sama-sama bermain agresif dan berusaha menciptakan peluang untuk membuka keunggulan.

Namun, ketatnya pertandingan membuat kedua kesebelasan kesulitan mencetak gol. Hingga waktu normal berakhir, skor tetap imbang sehingga laga harus dilanjutkan melalui adu penalti untuk menentukan sang juara.

Drama dari titik putih pun berlangsung menegangkan. Para pemain Luragung akhirnya mampu menuntaskan eksekusi penalti dengan baik dan memastikan kemenangan atas Ciawigebang.

Hasil tersebut sekaligus membuat Luragung berhasil mempertahankan gelar juara Bupati Cup.

Kemenangan itu langsung disambut meriah para pemain, ofisial, dan pendukung Luragung yang memadati tribun Stadion Mashud Wisnusaputra. Sorak-sorai pecah setelah tendangan penalti terakhir memastikan Luragung kembali mengangkat trofi.

Laga final tersebut turut disaksikan langsung Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., Wakil Bupati Kuningan Tuti Andriani, S.H., M.Kn., Sekretaris Daerah U Kusmana, S.Sos., M.Si., Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) sekaligus Penasehat/Staf Khusus Kapolri bidang Ketenagakerjaan serta Presiden ASEAN Trade Union Council (ASEANTUC) periode 2026–2028 Andi Gani Nena Wea, S.H., M.H., Ketua PSSI Kuningan Beni Prihayatno, M.Si., Manajer PESIK Kuningan Nono Sujono, perwakilan KONI, Ketua Turnamen Bupati Cup, serta sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kuningan.

Bagi masyarakat Luragung, keberhasilan mempertahankan gelar bukan sekadar kemenangan di lapangan. Sepak bola telah menjadi bagian dari gairah olahraga masyarakat di wilayah tersebut.

Camat Luragung Deni Komara, S.IP., M.Si., mengatakan keberhasilan timnya tidak lepas dari dukungan berbagai unsur masyarakat dan pemerintahan di Kecamatan Luragung.

“Alhamdulillah, Forkopimcam, kepala desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, semuanya sangat mendukung. Memang di Luragung, bola itu nomor satu. Fanatismenya luar biasa,” ujar Deni.

Besarnya antusiasme warga bahkan terlihat dari jumlah suporter yang datang langsung ke Kuningan untuk memberikan dukungan kepada tim Luragung.

Deni menyebut sedikitnya 10 bus diberangkatkan untuk mengantarkan para pendukung menyaksikan laga final Bupati Cup 2026.

“Walaupun sekarang kita dibatasi dengan kendaraan, antusias penonton tidak menyurutkan anak-anak Luragung untuk bisa menyaksikan dan akhirnya juara lagi,” katanya.

Menurut Deni, keberhasilan Luragung mempertahankan gelar juga tidak datang secara instan. Pembinaan pemain dilakukan secara berkelanjutan, termasuk melalui sekolah sepak bola (SSB).

“Pembinaan kita rutin. Jadi dari segi usia, alhamdulillah kita dari SSB selalu ada,” ujarnya.

Selain mengandalkan pembinaan melalui SSB, Kecamatan Luragung juga mempunyai kompetisi lokal sendiri, yakni Porgal Cup. Turnamen tersebut menjadi salah satu wadah bagi pemain muda untuk mendapatkan pengalaman bertanding sekaligus menjaga keberlangsungan pembinaan sepak bola di wilayah Luragung.

Untuk menjaga semangat para pemain, pihak Kecamatan Luragung juga memberikan bonus dalam setiap pertandingan yang dijalani.

Khusus setelah memastikan gelar juara Bupati Cup 2026, bonus tambahan telah disiapkan sebagai bentuk apresiasi atas perjuangan tim.

“Ada, tiap pertandingan kita ada bonus dan hari ini ada bonus khusus,” kata Deni.

Dengan keberhasilan tersebut, Luragung kembali menegaskan statusnya sebagai salah satu kekuatan sepak bola antarkecamatan di Kabupaten Kuningan. Gelar juara yang dipertahankan sekaligus menjadi buah dari dukungan suporter dan pembinaan pemain yang terus berjalan.

Deskripsi Iklan Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup