Bupati Kuningan Tinjau Jalan Amblas Ciwiru-Padamatang, Ini Langkah Penanganannya

KUNINGANSATU.COM,- Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, meninjau langsung kondisi jalan amblas di ruas Ciwiru-Padamatang, Selasa (14/4/2026). Peninjauan dilakukan menyusul laporan masyarakat melalui kanal “Lapor Kuningan Melesat” terkait kerusakan yang semakin parah dan mengganggu akses warga.
Dalam kunjungannya, Dian mengungkapkan bahwa kerusakan jalan diduga kuat akibat pergeseran tanah dengan tingkat kerawanan menengah hingga tinggi. Kondisi tersebut tidak hanya menyebabkan badan jalan terbelah dan turun, tetapi juga berdampak pada sejumlah rumah di sekitar lokasi.
“Kalau kita lihat di lapangan, ini bukan sekadar kerusakan biasa. Pergeseran tanahnya cukup besar, bahkan sebelum titik jalan putus, lahan di sekitarnya sudah terbelah dan turun,” ujar Dian saat meninjau lokasi.
Ia menegaskan, upaya penanganan sebelumnya seperti penambalan dan pengecoran tidak memberikan hasil maksimal karena faktor utama berasal dari kondisi tanah yang terus bergerak. Oleh karena itu, pemerintah daerah menilai diperlukan langkah penanganan yang lebih komprehensif.
“Ini tidak cukup hanya ditambal. Harus dilakukan rekonstruksi menyeluruh, karena sebagus apa pun dicor, kalau tanahnya bergerak, tidak akan pernah beres,” tegasnya.
Sebagai langkah lanjutan, Pemkab Kuningan akan melakukan uji tanah untuk memastikan karakteristik kontur di lokasi terdampak. Penanganan darurat direncanakan melalui skema Belanja Tidak Terduga (BTT) dengan melibatkan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
Dian juga mengakui bahwa proses perbaikan membutuhkan waktu karena berkaitan dengan ketersediaan anggaran, alat, serta sumber daya manusia. Meski demikian, ia memastikan dua titik kerusakan yang paling parah akan segera ditangani dalam waktu dekat.
“Kita upayakan secepatnya. Insyaallah minggu ini mulai ada langkah perbaikan. Mohon masyarakat bersabar,” katanya.
Selain faktor alam, Dian turut menyoroti rendahnya kesadaran sebagian warga dalam menjaga lingkungan, khususnya terkait pembuangan sampah yang dinilai dapat memperparah kondisi drainase dan tanah.
Ia pun mengimbau masyarakat di wilayah utara Kuningan, khususnya Ciwiru, Cimara, dan Padamatang, untuk tetap waspada serta mendukung upaya pemerintah dalam penanganan infrastruktur.
“Kami akan terus hadir dalam setiap persoalan masyarakat, terutama infrastruktur. Terima kasih atas laporan dan kerja sama semua pihak,” pungkasnya.


















