Strategi Tekan Inflasi! GPM Masagi On The Road Sukses Serap Antusias Warga di CFD Kuningan

KUNINGANSATU.COM,- Pemerintah Kabupaten Kuningan kembali menggencarkan upaya pengendalian inflasi daerah melalui program Gerakan Pangan Murah (GPM) Masagi (Mitra Sinergi Jaga Inflasi) On The Road yang digelar di area Car Free Day (CFD) Jalan Siliwangi, tepatnya di depan Pendopo Kabupaten Kuningan, Minggu (9/4/2026).
Dengan pendekatan langsung ke masyarakat, kegiatan ini menghadirkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau di tengah aktivitas olahraga warga. Antusiasme masyarakat tampak tinggi sejak pagi hari, di mana warga memanfaatkan momen CFD untuk sekaligus berbelanja bahan pangan dengan harga di bawah pasaran.
Program ini menjadi salah satu strategi jemput bola dalam menjaga stabilitas harga sekaligus memperkuat akses masyarakat terhadap bahan pangan. Selain itu, kegiatan ini juga menciptakan ruang interaksi ekonomi yang lebih dekat antara produsen dan konsumen.
Pelaksanaan GPM Masagi On The Road melibatkan berbagai pihak, mulai dari Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Kuningan, Masagi Mart, PDAU Kuningan melalui Rumah Sayur, hingga kelompok tani. Kolaborasi ini berperan penting dalam menjaga ketersediaan pasokan serta kestabilan harga komoditas.
Berbagai kebutuhan pokok disediakan dalam kegiatan tersebut, di antaranya beras sebanyak 500 kilogram yang dijual Rp62.500 per 5 kilogram, minyak goreng Minyakita sebanyak 240 liter dengan harga Rp15.500 per liter, serta sejumlah komoditas lain seperti gula, cabai, bawang, dan sayuran segar yang dipasok langsung dari petani lokal.
Pola distribusi yang lebih singkat dari petani ke konsumen turut membantu menekan harga agar tetap kompetitif, sekaligus memberikan keuntungan yang lebih adil bagi para petani sebagai pelaku utama produksi pangan.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Kuningan, Dr. Wahyu Hidayah, M.Si., menyampaikan bahwa program ini dirancang untuk memberikan dampak nyata bagi masyarakat dalam menjaga daya beli sekaligus mengendalikan laju inflasi.
“Melalui GPM Masagi, masyarakat dapat memperoleh bahan pangan pokok dengan harga lebih rendah dari pasar. Ini menjadi salah satu bentuk intervensi pemerintah daerah untuk menjaga stabilitas harga,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan petani dalam sistem distribusi pangan daerah.
“Selain membantu masyarakat, program ini memastikan petani tetap mendapatkan nilai jual yang layak. Rantai distribusi yang lebih pendek membuat harga lebih efisien dan menguntungkan kedua belah pihak,” tambahnya.
Lebih jauh, ia menjelaskan bahwa program ini bukan hanya solusi jangka pendek, tetapi juga bagian dari penguatan sistem pangan daerah.
“Tujuan akhirnya adalah membangun ketahanan pangan yang kuat, menjaga ketersediaan dan keterjangkauan harga, serta mengendalikan ekspektasi inflasi masyarakat. Ini juga bagian dari upaya memperkuat kemandirian pangan daerah,” jelasnya.
Ke depan, GPM Masagi On The Road akan terus dilaksanakan secara rutin setiap Minggu pagi pukul 07.00-09.00 WIB di kawasan CFD depan Pendopo Kabupaten Kuningan. Pemerintah daerah berharap program ini dapat menjadi gerakan berkelanjutan yang tidak hanya menekan inflasi, tetapi juga memperkuat ekosistem pangan lokal secara inklusif dan berkesinambungan.


















