Siapa Eryck Wowor? Namanya Tercantum di Dokumen Ferrari Rp4,2 Miliar

KUNINGANSATU.COM – Nama Eryck Wowor ikut menjadi sorotan setelah tercantum dalam dokumen surat pernyataan yang beredar terkait kasus dugaan pencatutan identitas dalam pembelian mobil mewah Ferrari senilai Rp4,2 miliar yang menyeret nama seorang guru honorer di Kabupaten Kuningan, Rizal Nurdimansyah, S.Pd.

Dalam dokumen yang beredar, nama Eryck Wowor disebut sebagai pihak yang dikaitkan sebagai pemilik kendaraan Ferrari 458 Speciale Aperta tahun 2020. Namun hingga kini, keterkaitan nama tersebut dengan individu yang memiliki identitas serupa belum dapat dipastikan dan masih membutuhkan klarifikasi dari pihak terkait maupun otoritas berwenang.

Munculnya nama Eryck Wowor tersebut juga menarik perhatian karena sejumlah pihak mengaitkannya dengan beberapa sosok yang namanya sudah tidak asing lagi di kancah nasional.

Berdasarkan penelusuran dari rujukan publik terbuka (open source), nama Eryck Wowor diketahui memiliki sejumlah jejak di dunia perfilman Indonesia. Berdasarkan hasil pencarian teratas, nama Eryck Wowor tercatat sebagai salah satu produser film “Street Society” (2014), film aksi bertema otomotif yang disutradarai Awi Suryadi dan diproduksi oleh Ewis Pictures.

Dalam proyek tersebut, ia berada dalam jajaran produser bersama Irwan Santoso, dengan melibatkan sejumlah aktor dan aktris Indonesia, di antaranya Marcel Chandrawinata, Chelsea Islan, Edward Akbar, Wulan Guritno, Ferry Salim, Kelly Tandiono, hingga Daniel Topan.

Film “Street Society” sendiri dikenal sebagai salah satu produksi besar pada masanya karena mengangkat dunia balap jalanan dengan skala produksi yang melibatkan banyak kendaraan mewah serta adegan aksi otomotif.

Selain catatan di industri film, nama Eryck Wowor juga muncul dalam data entitas usaha yang tercatat di sistem administrasi hukum perusahaan di Indonesia. Namun, informasi tersebut tidak secara spesifik menjelaskan profil personal secara rinci maupun aktivitas terkini yang dapat dikonfirmasi secara terbuka.

Meski demikian, belum terdapat pernyataan resmi dari pihak yang bersangkutan terkait pencantuman namanya dalam dokumen Ferrari Rp4,2 miliar yang kini beredar. Oleh karena itu, status keterkaitannya masih berada dalam wilayah dugaan administratif yang belum terverifikasi, bahkan sebagian pihak juga menduga bahwa nama Eryck Wowor ini juga merupakan korban pencatutan identitas serupa dengan Rizal Nurdimansyah.

Sementara itu, kasus dugaan pencatutan identitas yang menimpa Rizal Nurdimansyah terus bergulir setelah dirinya membantah keras keterlibatan dalam dokumen tersebut.

“Saya tidak tahu soal surat pernyataan itu. Saya tidak pernah menandatangani apapun, bahkan nama-nama di surat pernyataan pun saya tidak kenal,” ujar Rizal, Jum’at (17/4/2026).

Kasus ini kini tengah dalam penanganan pihak kepolisian setelah Rizal resmi melaporkan dugaan tersebut ke Polres Kuningan.Kasat Reskrim Polres Kuningan AKP Abdul Azis, S.H. membenarkan adanya laporan tersebut. Pihaknya memastikan akan menindaklanjuti dengan proses penyelidikan.

“Yang bersangkutan sudah membuat laporan. Selanjutnya akan kami lakukan penyelidikan. Dari laporan awal, ini diduga pemalsuan identitas,” ujarnya.

Polisi kini masih mendalami kasus tersebut untuk mengungkap pihak yang bertanggung jawab atas dugaan pencatutan identitas serta kemungkinan adanya tindak pidana lain yang berkaitan.***

Deskripsi Iklan Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup