Santri Jangan Jadi Penonton! BEM Pesantren Kuningan Serukan Gerakan Nyata

KUNINGANSATU.COM,- Memasuki usia 81 tahun Kemerdekaan Republik Indonesia, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Pesantren Seluruh Indonesia Zona Kabupaten Kuningan mengajak generasi pesantren untuk memaknai kemerdekaan lebih jauh dari sekadar perayaan dan seremoni.

Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan RI dinilai menjadi saat yang tepat bagi mahasiswa dan santri untuk melakukan refleksi sekaligus mengambil peran nyata dalam kehidupan masyarakat.

Koordinator Daerah BEM Pesantren Seluruh Indonesia Zona Kabupaten Kuningan, Nuradiat, mengatakan kemerdekaan yang telah diperjuangkan para pendahulu harus dijaga melalui kontribusi nyata generasi penerus.

Menurutnya, tantangan bangsa saat ini semakin beragam. Persoalan pendidikan, ekonomi, sosial, lingkungan, hingga perkembangan teknologi membutuhkan keterlibatan generasi muda yang memiliki pengetahuan sekaligus kepedulian terhadap kondisi masyarakat.

“Generasi pesantren harus hadir sebagai bagian dari solusi. Kita harus mampu menjaga nilai-nilai keislaman sekaligus memiliki wawasan kebangsaan yang kuat. Santri dan mahasiswa tidak boleh hanya menjadi penonton dalam perjalanan Indonesia,” tegas Nuradiat.

Ia menilai pesantren mempunyai posisi penting dalam membentuk generasi yang tidak hanya memahami ilmu agama, tetapi juga memiliki karakter, intelektualitas, kepedulian sosial, dan semangat kebangsaan.

Karena itu, BEM Pesantren Seluruh Indonesia Zona Kabupaten Kuningan mendorong mahasiswa dan santri agar berani mengembangkan gagasan serta terlibat dalam berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.

Bagi Nuradiat, semangat kemerdekaan pada masa sekarang dapat diwujudkan melalui hal-hal yang lebih konkret, seperti meningkatkan kualitas pendidikan, membangun kemandirian ekonomi, menjaga lingkungan, memperkuat solidaritas sosial, hingga memanfaatkan teknologi secara positif.

“Indonesia yang besar dibangun dari masyarakat yang mau bergerak bersama. Dari Kuningan, kami ingin menyampaikan bahwa semangat kemerdekaan harus diterjemahkan menjadi keberanian untuk berpikir, berkarya, mengabdi, dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Selain mendorong peran generasi pesantren, BEM Pesantren Seluruh Indonesia Zona Kabupaten Kuningan juga mengajak masyarakat untuk menjadikan peringatan kemerdekaan sebagai momentum memperkuat persatuan dan gotong royong.

Sinergi antara mahasiswa, santri, pesantren, pemerintah, dan masyarakat dinilai penting agar pembangunan di Kabupaten Kuningan tidak hanya berorientasi pada kemajuan, tetapi juga tetap berpijak pada nilai keagamaan dan kebangsaan.

Melalui semangat tersebut, BEM Pesantren Seluruh Indonesia Zona Kabupaten Kuningan berharap peringatan 81 tahun Indonesia merdeka dapat melahirkan semakin banyak gerakan positif dari kalangan pesantren untuk menjawab kebutuhan masyarakat.

“81 Tahun Indonesia Merdeka, saatnya generasi pesantren melanjutkan perjuangan dengan ilmu, integritas, dan pengabdian,” pungkas Nuradiat.

Deskripsi Iklan Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup