Rumah Sutinah Terancam Ambruk, Wabup Tuti Turun Tangan Beri Bantuan
KUNINGANSATU.COM,- Kondisi rumah Sutinah, warga Lingkungan Talahab RT 15/RW 04, Kelurahan Citangtu, Kecamatan Kuningan, kian memprihatinkan. Bangunan yang mengalami kerusakan berat itu dikhawatirkan ambruk, terlebih saat hujan turun. Demi keselamatan, Sutinah yang tengah sakit terpaksa menumpang sementara di rumah tetangganya.
Melihat kondisi tersebut, Wakil Bupati Kuningan, Tuti Andriani atau yang akrab disapa Amih Tuti, mendatangi rumah Sutinah pada Senin (26/10/2026). Dalam kunjungan itu, Tuti menyerahkan bantuan sembako dan uang sebesar Rp15 juta untuk membantu biaya perbaikan rumah.
Kunjungan tersebut turut dihadiri Camat Kuningan Deni Hamdani, S.E.Kp., M.S., Lurah Citangtu Taufan November, S.E., serta Ketua RW 04 Adang.
Di lokasi, Tuti melihat langsung kondisi bangunan yang dinilai sudah tidak aman untuk dihuni. Kerusakan pada sejumlah bagian rumah, terutama atap dan plafon, menjadi perhatian karena berpotensi membahayakan keselamatan penghuni.
“Kami hari ini mengunjungi salah satu warga yang rumahnya sudah tidak layak huni. Kondisi bangunannya mengkhawatirkan, apalagi ketika hujan. Kami khawatir kerusakan tersebut justru membahayakan keselamatan penghuninya,” ujar Tuti.
Menurutnya, perbaikan rumah Sutinah perlu segera dilakukan agar kerusakan tidak semakin parah dan rumah tersebut kembali aman ditempati.
Namun, pengerjaan tetap harus memperhatikan kebutuhan material serta kondisi teknis bangunan. Karena itu, koordinasi dengan aparat wilayah dan masyarakat setempat akan dilakukan untuk menentukan bagian yang harus diprioritaskan.
“Kita koordinasikan terlebih dahulu kebutuhan material dan teknis pengerjaannya. Harapannya, perbaikan bisa segera dilakukan sehingga rumah ini kembali aman dan layak ditempati,” katanya.
Sementara itu, Camat Kuningan Deni Hamdani mengapresiasi perhatian dan bantuan yang diberikan kepada Sutinah. Pihak kecamatan bersama kelurahan, pengurus RT/RW, dan tokoh masyarakat akan berupaya mengoptimalkan bantuan tersebut agar perbaikan rumah berjalan sesuai kebutuhan.
Deni menegaskan, bagian bangunan yang mengalami kerusakan berat menjadi prioritas penanganan. Langkah tersebut diperlukan untuk mengurangi risiko ambruk sekaligus memberikan rasa aman bagi penghuni.
Bantuan Rp15 juta yang diserahkan Wabup Tuti diharapkan menjadi langkah awal untuk memperbaiki rumah Sutinah. Melalui koordinasi pemerintah daerah dan aparat lingkungan, proses perbaikan diharapkan dapat segera dilaksanakan sehingga Sutinah bisa kembali menempati rumahnya dengan aman.















