Di Balik Meriahnya Harlah ke-25 Awirarangan, Ini Pesan Penting Bupati Dian

KUNINGANSATU.COM,- Suasana hangat dan penuh kebersamaan mewarnai puncak peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-25 Kelurahan Awirarangan yang digelar pada Minggu (12/4/2026). Kegiatan yang dipusatkan di Masjid Al-Muttaqin ini dihadiri langsung oleh Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., serta dirangkaikan dengan khitanan massal bagi anak-anak setempat.

Dalam sambutannya, Bupati Dian menyoroti kuatnya budaya gotong royong masyarakat Awirarangan yang dinilai menjadi fondasi penting dalam pembangunan daerah. Ia menyebut, posisi Awirarangan yang strategis menjadikannya sebagai salah satu wajah Kabupaten Kuningan.

“Awirarangan ini bukan sekadar wilayah penyangga, tapi juga etalase kota. Semangat kebersamaan yang terjaga harus terus dipertahankan sebagai kekuatan utama dalam membangun,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia mengingatkan pentingnya peran keluarga dalam memastikan masa depan generasi muda. Menurutnya, pendidikan dan pembinaan karakter harus menjadi prioritas utama, seiring dengan upaya meningkatkan kesejahteraan ekonomi.

“Jangan hanya mengejar keberhasilan materi. Anak-anak kita membutuhkan perhatian, pendidikan, dan nilai moral agar tumbuh menjadi generasi yang berkualitas,” tegasnya.

Kegiatan khitanan massal yang menjadi bagian dari rangkaian harlah disebut Bupati sebagai langkah nyata yang tidak hanya bernilai sosial, tetapi juga memiliki makna penting dalam aspek kesehatan dan keagamaan.

Pada kesempatan yang sama, dilakukan pula penyerahan Akta Ikrar Wakaf kepada pengurus DKM Al-Muttaqin. Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperkuat legalitas aset keagamaan, sekaligus mendorong percepatan sertifikasi masjid dan musala di wilayah tersebut.

Sementara itu, Ketua LPM Kelurahan Awirarangan, Drs. H. Andi Rahmat, M.Pd.I, menjelaskan bahwa peringatan harlah ke-25 diisi dengan beragam kegiatan yang melibatkan masyarakat secara luas. Mulai dari pelatihan imam, kegiatan sosial, hingga lomba tumpeng yang berlangsung meriah.

“Puncaknya adalah khitanan massal ini, yang kami harapkan dapat memberikan manfaat langsung sekaligus menjadi sarana edukasi bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, tema yang diusung tahun ini menjadi refleksi semangat kolektif warga dalam membangun lingkungan yang lebih maju dan bermartabat melalui kebersamaan.

Acara berlangsung lancar dan khidmat, dihadiri unsur Forkopimcam, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga Awirarangan yang turut memeriahkan momen peringatan tersebut.

Deskripsi Iklan Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup